Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyediakan fasilitas pengaduan bagi masyarakat yang mengalami gangguan saat mengakses layanan WiFi publik gratis.
Langkah ini diambil untuk memastikan layanan internet gratis tetap optimal dan tidak lambat atau lemot, sehingga mendukung aktivitas masyarakat.
Kepala Bidang Penyelenggaraan Statistik Sektoral dan Layanan Informasi Publik Diskominfo Tangsel Ahmad Syatiri menjelaskan saat ini sedang dilakukan perawatan bandwidth pada jaringan WiFi publik gratis.
Perawatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas koneksi dan kualitas layanan 1.078 titik WiFi publik di seluruh sudut kota, sehingga memungkinkan terjadi kendala sementara di beberapa lokasi jaringan.
“Diskominfo Tangsel memiliki sistem pemantauan untuk mengidentifikasi perangkat bermasalah secara real-time. Namun, kami juga membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan gangguan yang mungkin tidak terdeteksi oleh sistem,” ujar Syatiri, Senin 13 Januari 2025.
Bagi masyarakat yang menemukan kendala, pengaduan dapat disampaikan melalui nomor WhatsApp khusus di +62812-5000-6200, dan layanan ini tersedia pada jam kerja, yakni pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.
“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga keberlangsungan layanan ini. Dengan melaporkan gangguan, kami bisa segera melakukan perbaikan dan memastikan layanan WiFi publik gratis tetap bermanfaat bagi semua,” tambahnya.
WiFi publik gratis yang disediakan oleh Pemkot Tangsel merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendukung transformasi digital dan memberikan akses internet yang merata bagi warganya.
Untuk itu, Syatiri berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan baik dan turut mendukung pemeliharaannya melalui pelaporan yang aktif.
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews