Connect With Us

Pemkot Tangsel Tunggu Juknis Penggunaan APBD Rp139 Miliar untuk MBG

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 14 Februari 2025 | 22:16

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan saat meninjau pelaksanaan MBG di SD Lengkong Gudang Timur, Kamis 13 Februari 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp139 miliar dari APBD untuk melaksanakan program program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan menegaskan, meskipun penganggaran program MBG langsung dikelola oleh pemerintah pusat, tetapi Pemkot Tangsel akan terus berperan aktif, untuk memastikan bahwa setiap aspek dari program ini berjalan optimal.

Saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pusat untuk memastikan anggaran tersebut digunakan dengan tepat. 

"Awalnya, kami diarahkan untuk menyiapkan 5% dari PAD, tapi arahan terbaru dari Kemendagri mengatakan agar dana Rp139 miliar tersebut di-hold terlebih dahulu. Saat ini, kami menunggu juknis untuk memastikan alokasi dana digunakan sebaik mungkin," jelas Pilar, Kamis 13 Februari 2025.

Dana sebesar Rp139 miliar yang telah dicanangkan oleh Pemkot Tangsel, sebelumnya juga akan dialokasikan sesuai dengan aturan yang berlaku dari juknis resmi nanti.

"Sembari menunggu juknis tersebut, selain memastikan makanan bergizi sampai ke anak-anak, Pemkot Tangsel sedang bekerja keras untuk memperbanyak fasilitas SPPG (Satuan Pelayanan Gizi), lengkap dengan sarana-prasarana penunjangnya sebanyak 70 dapur umum," ungkap Pilar.

Wakil Ketua Badan Aspirasi Masyarakat, Agun Ginandjar menegaskan anggaran dari pemerintah daerah tidak diperbolehkan untuk dianggarkan dalam makan bergizi ini. Hanya diperbolehkan untuk melengkapi fasilitas penunjang program.

“Nah ternyata sejak awal itu kan tadinya ada anggaran yang dari 5% itu harus dialokasikan untuk makan bergizi itu, ternyata kebijakan dari pusat bukan peruntukan untuk makan bergizinya. Tapi kalau untuk turunannya seperti anak sekolah, ruangan kelas, hal-hal begitu silahkan,” kata dia.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill