Connect With Us

KPU Tangsel Evaluasi Pilkada 2024, Transparansi dan Partisipasi Jadi Fokus Utama

Yanto | Kamis, 20 Februari 2025 | 21:12

Kepala Divisi Perencanaan Data dan Informasi (Randatik) KPU Tangsel Widya Victoria. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pelaksanaan Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Tangerang Selatan tahun 2024.

Evaluasi ini merupakan bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan dalam sistem demokrasi Indonesia.

Kadivisi Perencanaan Data dan Informasi (Randatik) KPU Tangsel Widya Victoria menegaskan evaluasi ini menjadi bagian integral dari mekanisme peningkatan kualitas pemilu.

 "Tahapan pemilihan ini merupakan mandat yang diatur dalam UU Nomor 10 Tahun 2016. Evaluasi ini tidak hanya sebagai kewajiban administratif, tetapi juga menjadi sarana untuk memperbaiki sistem dan prosedur agar pemilu ke depan lebih transparan, akuntabel, dan berkeadilan," ujarnya dalam sesi diskusi, Kamis 20 Februari 2025.

Widya menyampaikan bahwa sebelum dilakukan forum diskusi kelompok (FGD), KPU telah mengumpulkan data kuantitatif melalui kuesioner yang diisi oleh seluruh satuan kerja terkait di Indonesia. 

FGD ini menjadi ajang validasi data dan masukan dari berbagai pihak, termasuk Bawaslu, pemantau pemilu, dinas kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil), serta media massa dari berbagai platform seperti elektronik, cetak, radio, dan online.

"Evaluasi ini juga membahas berbagai aspek teknis seperti proses rekrutmen petugas ad hoc, sistem informasi pemilu (Sidalih, Silon, dan Sipol), jaringan internet, serta mekanisme penghitungan dan rekapitulasi suara," tambahnya.

Dalam forum evaluasi, beberapa isu utama yang menjadi perhatian adalah transparansi tahapan pemilu, kesehatan petugas pemilu, serta partisipasi masyarakat.

"Tahun ini, kami melihat pentingnya peningkatan standar kesehatan bagi petugas pemilu, mulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan. Selain itu, kami juga mengevaluasi aspek anggaran, regulasi, serta kerja sama lintas instansi untuk memastikan pemilu lebih efisien dan profesional," kata Widya.

Ia juga menyoroti peran media dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat.

"Media memiliki peran strategis dalam memberikan informasi yang akurat kepada pemilih. Oleh karena itu, keterlibatan mereka dalam evaluasi ini sangat penting," ujarnya.

Widya berharap hasil evaluasi ini dapat menjadi dasar perbaikan dalam penyelenggaraan pemilu mendatang.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap pemilu lebih baik dari sebelumnya, dengan peningkatan transparansi, efisiensi, dan partisipasi masyarakat yang lebih luas," pungkasnya.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill