Connect With Us

Protes Dugaan Pungli THR, Wali Murid Mengaku Diintimidasi Guru SD Negeri di Tangsel

Yanto | Senin, 10 Maret 2025 | 23:30

Ilustrasi pungli. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang wali murid SD Negeri di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berinisial N, 32, mengaku mendapat intimidasi oknum guru lantaran memprotes soal dugaan pungutan liar Tunjangan Hari Raya (THR).

Dugaan intimidasi ini membuat para orang tua merasa cemas dan terpojok, terutama ketika ada ancaman terkait keberlanjutan pendidikan anak mereka.

N mengungkapkan bahwa dirinya sempat dipanggil ke sekolah tanpa mengetahui alasan jelas.

"Saya dipanggil, dikasih tahu sesuatu yang bikin saya kaget. Ternyata, itu soal pungli dan THR," ujarnya, Senin 10 Maret 2025.

Menurutnya, tekanan tersebut tidak hanya terjadi sekali, hingga dirinya tinggal disebuah kontrakan ikut jadi bahan olok-olok oleh beberapa orang.

Ia, mengungkap dirinya merasa keberadaannya di lingkungan sekolah menjadi tidak nyaman akibat permintaan yang dianggap tidak pantas. 

"Saya sampai merasa down banget. Saya terpojok. Seharusnya guru mengajari, bukan menekan, hingga sakit saya berhari-hari gara-gara tekanan ini," ungkapnya.

Kasus seperti ini bukan kali pertama terjadi. Beberapa wali murid lain juga mengungkapkan mereka kerap dimintai pungutan soal THR oleh para guru tersebut.

"Sebenarnya kasus ini bukan saya yang mengeluh saja, banyak wali murid tapi di belakang layar, saat saya jadi korban semua hanya diam," ungkapnya.

Ia pun khawatir intimidasi pihak tidak guru ini juga bakal dialami oleh anak-anaknya di sekolah.

"Saya takut anak saya jadi korban, sempat dapat omongan kalau anak saya akan dikeluarin, tidak akan diterima di sekolah manapun," ujarnya.

Anggota Komisi I DPRD Tangsel dari Fraksi PSI Alex Prabu, menyesalkan perbuatan oknum guru yang diduga melakukan pungli THR dan intimidasi kepada wali murid.

Alex Prabu juga meminta Kepala Dinas Pendidikan maupun Wali Kota Tangsel untuk melakukan tindakan secara tegas.

"Kepala Dinas harus turun tangan, masa orang tua murid mengungkap kebenaran diancam akan dikeluarkan, ini tidak bisa kita diamkan," pungkasnya.

Alex Prabu mengaku dari hasil komunikasi dirinya dengan Kepala Dinas Pendidikan, pihak sekolah sudah dipanggil terkait masalah tesebut.

"Akan dipanggil dinas dan wali kota, siswa juga dipastikan tidak akan dikeluarkan. Jika akan terulang lagi maka kepala sekolah dan guru akan diberi sanksi," tegasnya.

NASIONAL
Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah

Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah

Sabtu, 7 November 2026 | 15:43

Tingkat pengangguran anak muda di Indonesia perlu menjadi perhatian serius dalam menyambut momentum bonus demografi.

BISNIS
YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

Selasa, 3 November 2026 | 17:57

YesssCredit, perusahaan pembiayaan berizin yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan program pembiayaan yang mudah kepada masyarakat Tangerang dalam roadshow perdana di Tangcity Mall.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill