MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis
Jumat, 24 Juli 2026 | 10:06
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
TANGERANGNEWS.com-Puluhan pelajar SMK Waskito Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan aksi ujuk rasa menuntut pengusutan tuntas kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi di sekolah tersebut, Rabu 07 Mei 2025.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat para siswa dan siswi membawa poster berisi portes dan tuntutan mereka kepada pihak sekolah.
Abdol, satpam sekolah membenarkan peristiwa unjuk rasa puluhan pelajar yang dilakukan di halaman sekolah tersebut.
"Iya tadi ada pagi hari, sekitar 15 menit para pelajar melakukan aksi," ungkapnya saat ditemui di lokasi.
Dirinya juga tidak mengetahui motif aksi yang dilakukan puluhan pelajar tersebut.
"Kalau motif kami enggak tahu, coba tanya lebih detailnya saja ke pihak sekolah langsung, mohon maaf ya," imbuhnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Tangsel AKP Agil Sahril membenarkan terkait laporan kasus dugaan pelecehan seksual seorang siswi oleh kakak kelasnya.
"Benar perkara tersebut saat ini ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Tangsel, masih dalam proses penyelidikan," ujarnya.
Agil menambahkan selama penyelidikan berlangsung, polisi telah memeriksa beberapa saksi untuk dimintai keterangan. "Saat ini ada beberapa saksi diperiksa," ungkapnya.
Sementara korban telah dibawa ke UPTD PPA Kota Tangerang Selatan untuk mendapatkan pendampingan. "Masih nunggu perkembangan," imbuh Agil.
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
TODAY TAGFestival Cisadane 2026 tak hanya menyuguhkan kemeriahan seni dan budaya, tapi juga menghadirkan panggung besar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews