Diplomat 12 Negara Keliling Destinasi Wisata Banten
Minggu, 12 April 2026 | 15:51
Sebanyak 12 perwakilan berbagai negara sahabat berkeliling lokasi wisata di Pulau Lima, Kabupaten Serang.
TANGERANGNEWS.com-Puluhan pelajar SMK Waskito Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan aksi ujuk rasa menuntut pengusutan tuntas kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi di sekolah tersebut, Rabu 07 Mei 2025.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat para siswa dan siswi membawa poster berisi portes dan tuntutan mereka kepada pihak sekolah.
Abdol, satpam sekolah membenarkan peristiwa unjuk rasa puluhan pelajar yang dilakukan di halaman sekolah tersebut.
"Iya tadi ada pagi hari, sekitar 15 menit para pelajar melakukan aksi," ungkapnya saat ditemui di lokasi.
Dirinya juga tidak mengetahui motif aksi yang dilakukan puluhan pelajar tersebut.
"Kalau motif kami enggak tahu, coba tanya lebih detailnya saja ke pihak sekolah langsung, mohon maaf ya," imbuhnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Tangsel AKP Agil Sahril membenarkan terkait laporan kasus dugaan pelecehan seksual seorang siswi oleh kakak kelasnya.
"Benar perkara tersebut saat ini ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Tangsel, masih dalam proses penyelidikan," ujarnya.
Agil menambahkan selama penyelidikan berlangsung, polisi telah memeriksa beberapa saksi untuk dimintai keterangan. "Saat ini ada beberapa saksi diperiksa," ungkapnya.
Sementara korban telah dibawa ke UPTD PPA Kota Tangerang Selatan untuk mendapatkan pendampingan. "Masih nunggu perkembangan," imbuh Agil.
Sebanyak 12 perwakilan berbagai negara sahabat berkeliling lokasi wisata di Pulau Lima, Kabupaten Serang.
TODAY TAGLibur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews