Peringati Hari Bumi, Pelanggan Telkomsel Bisa Tukar Poin Jadi Pohon
Jumat, 24 April 2026 | 22:02
Memperingati Hari Bumi pada 22 April 2026, Telkomsel kembali mempertegas komitmen keberlanjutannya melalui gerakan Telkomsel Jaga Bumi.
TANGERANGNEWS.com-Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pustek Serpong memutuskan tidak mengambil program sekolah gratis tingkat SMA/SMK yang diprogramkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Yayasan Pustek Serpong, Mathoda saat dikonfirmasi di kantornya, Selasa 17 Juni 2025,. kemarin.
Mathoda mengaku keberatan dengan program tersebut, karena akan mempengaruhi operasional sekolah dan bisa membuat lesu para guru.
Menurut Mathoda, program bantuan Rp300 ribu per siswa per bulan ini tidak akan cukup menutup seluruh operasional, dimulai dari gaji guru, hingga praktikum kejuruan.
“Maka dari itu, Pustek untuk saat ini belum mengambil, tetapi akan tetap melihat program itu kedepannya,” ujarnya.
Mathoda menyampaikan bahwa yang memberatkan dalam program ini adalah sekolah tidak boleh lagi memungut biaya tambahan ke para siswa.
Sementara itu, pencairan dana dari program sekolah gratis ini adalah 3 bulan sekali. Maka dirinya memperhitungkan, apabila program ini berjalan pada bulan Juli 2025, maka kemungkinan dana cair di akhir September 2025, bahkan bisa di awal Oktober 2025.
“Selama 3 bulan itu, tentu kita tidak bisa menutup operasional seperti gaji guru, honor guru dan pembiayaan pendidikan itu harus dibayar sebulan sekali,” jelasnya.
“Sehingga saat ini kita dari Yayasan Pustek belum mengambil, mudah-mudahan kalau kedepan sudah keliatan baik dan berjalan lancar, itu akan menjadi bahan pertimbangan,” tambahnya.
Mathoda menjelaskan pada intinya Yayasan Pustek Serpong lebih baik menjaga mutu kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru, daripada memaksa mengambil program sekolah gratis tersebut.
“Kan di Pustek sendiri tidak mahal, sekolah sekelas Pustek dengan Akreditasi A ini kita hanya mengambil uang SPP sebesar Rp350 ribu,” tutupnya.
Diketahui, saat ini SMK Pustek Serpong telah menerima total 2.200 siswa, dengan kuota Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025-2026 sebanyak 800 siswa.
Memperingati Hari Bumi pada 22 April 2026, Telkomsel kembali mempertegas komitmen keberlanjutannya melalui gerakan Telkomsel Jaga Bumi.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil mengamankan secara fisik lahan aset negara berupa eks SDN Rawa Bokor seluas 1.580 meter persegi dalam operasi eksekusi yang dilakukan pada Jumat sore 24 April 2016).
Salah satu kota mandiri di Tangerang, Paramount Petals dibangun dengan perencanaan matang di berbagai aspek, mulai dari lingkungan, keberlanjutan, hingga kenyamanan hidup
Perusahaan perlengkapan olahraga Nike kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.400 karyawan di berbagai wilayah operasinya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews