Connect With Us

Tidak Tutupi Biaya Operasional, SMK Pustek Serpong Enggan Ambil Bagian Program Sekolah Gratis

Yanto | Rabu, 18 Juni 2025 | 18:45

SMK Pustek Serpong Tangsel. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pustek Serpong memutuskan tidak mengambil program sekolah gratis tingkat SMA/SMK yang diprogramkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Yayasan Pustek Serpong, Mathoda saat dikonfirmasi di kantornya, Selasa 17 Juni 2025,. kemarin.

Mathoda mengaku keberatan dengan program tersebut, karena akan mempengaruhi operasional sekolah dan bisa membuat lesu para guru. 

Menurut Mathoda, program bantuan Rp300 ribu per siswa per bulan ini tidak akan cukup menutup seluruh operasional, dimulai dari gaji guru, hingga praktikum kejuruan. 

“Maka dari itu, Pustek untuk saat ini belum mengambil, tetapi akan tetap melihat program itu kedepannya,” ujarnya. 

Mathoda menyampaikan bahwa yang memberatkan dalam program ini adalah sekolah tidak boleh lagi memungut biaya tambahan ke para siswa.

Sementara itu, pencairan dana dari program sekolah gratis ini adalah 3 bulan sekali. Maka dirinya memperhitungkan, apabila program ini berjalan pada bulan Juli 2025, maka kemungkinan dana cair di akhir September 2025, bahkan bisa di awal Oktober 2025.

“Selama 3 bulan itu, tentu kita tidak bisa menutup operasional seperti gaji guru, honor guru dan pembiayaan pendidikan itu harus dibayar sebulan sekali,” jelasnya. 

“Sehingga saat ini kita dari Yayasan Pustek belum mengambil, mudah-mudahan kalau kedepan sudah keliatan baik dan berjalan lancar, itu akan menjadi bahan pertimbangan,” tambahnya. 

Mathoda menjelaskan pada intinya Yayasan Pustek Serpong lebih baik menjaga mutu kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru, daripada memaksa mengambil program sekolah gratis tersebut. 

“Kan di Pustek sendiri tidak mahal, sekolah sekelas Pustek dengan Akreditasi A ini kita hanya mengambil uang SPP sebesar Rp350 ribu,” tutupnya. 

Diketahui, saat ini SMK Pustek Serpong telah menerima total 2.200 siswa, dengan kuota Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025-2026 sebanyak 800 siswa.

BISNIS
Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:27

Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill