Connect With Us

Tangani Pencemaran, Pemkot Tangsel Uji Lab Sampel Air Sungai Jaletreng

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 11 Februari 2026 | 14:56

Ratusan ikan mati diduga akibat pencemaran zat kimia di Sungai Jaletreng, Kota Tangsel. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bergerak cepat merespons dugaan pencemaran Sungai Jaletreng yang berubah warna menjadi putih pekat pascakebakaran hebat pabrik pestisida di Kawasan Taman Tekno.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangsel TB Asep Nurdin menegaskan penanganan dampak lingkungan ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah saat ini. 

Tim teknis dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah terjun langsung ke lapangan guna memastikan langkah-langkah mitigasi berjalan efektif demi melindungi ekosistem dan kesehatan warga.

Koordinasi lintas juga sektoral telah diinstruksikan untuk memastikan sumber pencemaran segera teratasi.

"Kami memahami kecemasan masyarakat terkait kondisi Sungai Jaletreng saat ini. Tim dari Bidang Pengendalian Pencemaran dan Pengawasan Lingkungan pada DLH Tangsel telah turun langsung ke lapangan untuk meninjau lokasi dan mengambil sampel air guna dilakukan uji laboratorium secara mendalam," ujar Asep, Rabu 11 Februari 2026.

Asep menjelaskan tim di lapangan tidak hanya sekadar meninjau, tetapi juga memetakan sejauh mana polutan telah menyebar di sepanjang aliran sungai.

Dia menekankan pentingnya akurasi data laboratorium sebelum pemerintah mengambil tindakan pemulihan lebih lanjut.

"Langkah pengambilan sampel ini krusial. Kami harus memastikan kandungan apa saja yang masuk ke aliran sungai akibat sisa-sisa pemadaman atau dampak langsung dari material pestisida yang terbakar. Semuanya harus berbasis data ilmiah agar penanganannya tepat sasaran," kata Asep.

Asep menambahkan bahwa Pemkot Tangsel sangat menaruh perhatian pada aspek kemanusiaan dan keselamatan warga yang tinggal di bantaran sungai.

Dia juga meminta warga untuk kooperatif dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi menghindari risiko kesehatan yang tidak diinginkan.

"Fokus kami adalah keselamatan warga. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat di sepanjang aliran Sungai Jaletreng agar sementara waktu tidak melakukan aktivitas di sungai, baik itu mencuci, memancing, atau kegiatan lainya, hingga ada pernyataan resmi mengenai status keamanan air," tuturnya.

Meski situasi saat ini sedang dalam penanganan, Asep menjamin bahwa pemerintah akan bersikap transparan mengenai perkembangan kualitas air di Sungai Jaletreng.

Pihaknya berjanji akan segera mengumumkan hasil uji laboratorium tersebut kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas.

"Kami sedang bekerja secepat mungkin. Hasil dari uji laboratorium akan segera kami informasikan secara terbuka agar masyarakat mendapatkan kepastian. Kami berkomitmen untuk terus memantau kondisi ini sampai aliran sungai benar-benar kembali normal dan aman bagi lingkungan," pungkas Asep.

Saat ini, personel dari DLH Tangsel masih terus bersiaga di lokasi untuk memantau pergerakan polutan, sementara pihak kepolisian dan pemadam kebakaran terus mengamankan area bekas pabrik guna mencegah adanya kebocoran zat kimia tambahan ke saluran air warga.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill