Connect With Us

Kontribusi Ekonomi Kreatif Capai Rp300 Miliar, Pemkot Tangsel Optimalkan Creative Hub

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 23 Februari 2026 | 15:33

Gedung ekonomi kreatif atau Creative Hub Kota Tangsel. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sedang mengakselerasi pengembangan ekosistem ekonomi kreatif sebagai motor penggerak ekonomi daerah. 

Langkah ini diambil melalui penguatan infrastruktur fisik dan digital guna merespons dinamika industri global.

Fokus kebijakan ini diarahkan pada penciptaan iklim usaha yang kondusif bagi 17 subsektor ekonomi kreatif, mulai dari aplikasi dan gim hingga kriya dan kuliner. 

Salah satu langkah konkret yang diambil adalah penyediaan fasilitas bagi para pelaku industri kreatif di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tangsel TB Asep Nurdin menegaskan pemerintah kota sangat fokus pada penciptaan iklim usaha yang kondusif, terbukti bahwa kini Tangsel telah memiliki gedung ekonomi kreatif atau Creative Hub setinggi 8 lantai.

"Gedung tersebut menjadi wadah pengembangan sektor ekonomi kreatif sekaligus membuka lapangan pekerjaan yang luas pada 17 subsektor kreatif. Ini adalah komitmen kami untuk memposisikan Tangsel sebagai pusat inovasi nasional," ujarnya, Senin 23 Februari 2026.

Sektor ekonomi kreatif dinilai sangat potensial di Tangsel. Hal ini terlihat dari kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tergolong tinggi. 

Tercatat, sektor ini menyumbang sekitar 20 persen dari total PAD di Tangsel. Secara nominal, kontribusi ekonomi kreatif mencapai sekitar Rp300 miliar, dari total PAD Tangsel yang berada di angka kurang lebih Rp1,5 triliun.

Selain kontribusi fiskal, jumlah pelaku ekonomi kreatif di Tangsel juga menunjukkan tren positif.  Pada tahun 2026, jumlah UMKM yang bergerak di sektor tersebut mencapai sekitar 104.000 unit. 

"Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 90.000 UMKM," jelas Asep.

Mengingat keterbatasan sumber daya alam, kata Asep, fokus pembangunan Tangsel dialihkan pada penguatan modal intelektual. 

Diskominfo bertugas memastikan infrastruktur digital mumpuni agar seluruh pelaku kreatif memiliki akses setara ke pasar global.

"Pak Wali Kota menginstruksikan agar transformasi digital tidak hanya berhenti pada penyediaan aplikasi, tetapi berdampak langsung pada peningkatan nilai ekonomi produk kreatif warga. Kami berupaya menjembatani kebutuhan pelaku usaha, termasuk mendorong fasilitasi sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)," tambah Asep.

Integrasi layanan melalui sistem cerdas (Smart City) juga menjadi kunci dalam memangkas hambatan birokrasi bagi para kreator lokal. 

Dengan kemudahan administratif, pelaku usaha diharapkan dapat lebih fokus pada inovasi produk dan ekspansi pasar.

Melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam model Pentahelix, Pemkot Tangsel berupaya menghidupkan pusat-pusat kreatif yang memungkinkan terjadinya transfer pengetahuan antar-komunitas.

Keberadaan kawasan seperti BSD Digital Hub turut memperkuat posisi Tangsel dalam peta ekonomi nasional.

Diskominfo Tangsel juga terus memperkuat infrastruktur pendukung seperti Free Wi-Fi di ruang publik dan aplikasi Tangsel Belajar agar akses informasi semakin inklusif.

"Kami menyediakan panggung digitalnya. Tugas kami adalah memastikan infrastruktur IT tidak hanya canggih, tapi juga fungsional bagi pelaku UMKM kreatif agar mereka bisa melakukan digital branding secara mandiri," ungkap Asep.

Meskipun sektor kuliner dan fesyen tetap menjadi penyumbang terbesar, subsektor aplikasi dan game developer di wilayah Serpong dan Ciputat mulai menunjukkan taringnya dengan menyerap ribuan tenaga kerja terampil setiap tahun.

"Kami ingin setiap anak muda di Tangsel tidak lagi bertanya di mana saya harus melamar kerja? Tapi apa yang bisa saya ciptakan hari ini? Itulah esensi sejati dari kota kreatif," tutur Asep.

BANTEN
Plafon Jebol dan Bangunan Lapuk, Sekolah di Lebak Akhirnya Dapat Bantuan Revitalisasi dari PLN

Plafon Jebol dan Bangunan Lapuk, Sekolah di Lebak Akhirnya Dapat Bantuan Revitalisasi dari PLN

Selasa, 2 Juni 2026 | 16:49

Kondisi bangunan Madrasah Aliyah (MA) Citepuseun di Kabupaten Lebak akhirnya mendapat perhatian setelah bertahun-tahun digunakan dalam kondisi yang membutuhkan perbaikan.

OPINI
Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah

Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah

Senin, 1 Juni 2026 | 16:11

"Rumahku adalah surgaku", sebuah slogan yang menggambarkan bagaimana sebuah rumah menjadi tempat yang nyaman, aman dan menyenangkan bagi penghuninya. Namun, hari ini rumah bukan lagi menjadi surga yang dirindukan.

TANGSEL
Gelar Patroli Malam, Polres Tangsel Temukan Pemuda Bawa Tembakau Sintetis hingga Obat Keras

Gelar Patroli Malam, Polres Tangsel Temukan Pemuda Bawa Tembakau Sintetis hingga Obat Keras

Senin, 1 Juni 2026 | 17:51

Operasi gabungan yang digelar Polres Tangerang Selatan pada Minggu dini hari, 31 Mei 2026, mengungkap temuan narkotika jenis tembakau sintetis hingga obat keras daftar G di sejumlah titik yang menjadi sasaran razia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill