Connect With Us

Imbas Pemadaman Listrik Bergilir di Tangerang, Genset Diburu Warga

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:05

Warga saat membeli genset di AZKO Bintaro Xchange Mall 2 untuk mengantisipasi pemadaman listrik bergilir. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Warga Gelombang pemadaman listrik bergilir yang melanda sejumlah wilayah di Tangerang dan sekitarnya belakangan ini memicu lonjakan permintaan alat kelistrikan darurat seperti generator set (genset).

Tren ini terlihat jelas di gerai ritel modern, salah satunya di AZKO Bintaro Xchange Mall 2.

Febrian Syah, Store Manager AZKO Bintaro Xchange Mall 2 mengonfirmasi adanya kenaikan penjualan yang signifikan untuk produk genset serta perangkat pendukung kelistrikan lainnya.

"Ya, terdapat peningkatan permintaan untuk produk genset serta perangkat pendukung listrik darurat seperti lampu emergency, kipas portable, dan power bank di gerai AZKO, khususnya di wilayah yang terdampak pemadaman seperti Tangerang dan sekitarnya," ujar Febrian kepada Tangerangnews, Rabu 24 JUni 2026.

Menurut Febrian, dalam kondisi normal, grafik penjualan genset di tokonya cenderung stabil. Namun, situasi pemadaman listrik yang meluas membuat masyarakat bergerak cepat mencari sumber energi alternatif.

Saat ini, peningkatan permintaan tercatat melonjak hingga beberapa kali lipat dibanding hari biasa, baik dari sektor rumah tangga maupun pelaku usaha lokal yang operasionalnya bergantung pada listrik.

Berdasarkan data penjualan, peningkatan permintaan masyarakat mulai terdeteksi sejak awal bulan ini dan mencapai puncaknya dalam beberapa pekan terakhir.

"Peningkatan mulai terlihat sejak awal Juni 2026 dan mengalami lonjakan lebih tinggi pada pertengahan Juni, seiring terjadinya pemadaman listrik bergilir," jelas Febrian.

Mengenai produk yang paling diminati, Febrian membeberkan bahwa konsumen lebih memilih aspek praktis. Genset tipe portable dengan kapasitas daya menengah menjadi produk yang paling cepat habis di rak toko.

Seperti genset portable dengan kapasitas 1.000–3.000 Watt karena praktis, relatif tidak bising, dan cukup untuk kebutuhan esensial seperti menyalakan lampu, kipas, kulkas, dan perangkat internet.

"Kisaran harga umumnya berada di rentang Rp2 juta hingga Rp7 juta, tergantung kapasitas dan fitur," terangnya.

Menyikapi lonjakan permintaan mendadak ini,  AZKO melakukan antisipasi dengan mobilisasi stok secara cepat melalui re-alokasi antar gerai serta percepatan suplai dari pusat distribusi.

"Ketersediaan produk terus dijaga agar dapat memenuhi peningkatan permintaan pelanggan, khususnya untuk kebutuhan darurat kelistrikan," tutup Febrian.

Sementara itu, Rina, 34, warga Graha Raya Tangsel, mengaku kewalahan jika listrik padam hingga berjam-jam. "Kalau listrik padam tiba-tiba jadi ribet, Wi-Fi mati dan HP lowbat. Makanya hari ini bela-belain beli genset, yang penting kulkas, lampu, sama internet tetap nyala," katanya.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

TANGSEL
Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:17

Arus disrupsi digital yang bergerak kian masif menuntut organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) untuk tidak sekadar ikut tren, melainkan wajib menjadi garda terdepan dalam merawat ruang digital dari ancaman hoaks

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill