Connect With Us

Namod Dituntut 6 Bulan Penjara

| Selasa, 28 Juli 2009 | 18:54

TANGERANGNEWS-Namod bin Jiun, 67, nenek buta huruf yang menjadi terdakwa dalam kasus penipuan terhadap pengembang perumahan Alam Sutera, dituntut dengan hukuman 6 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rezky Diniarti dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, hari ini. JPU Rezky dalam tuntutannya menyatakan bahwa tuntutan mereka terhadap Namod berdasar fakta bahwa terdakwa melakukan penipuan sesuai pasal 378 KUHP dengan dikurangi masa penahanan. “Berdasar fakta dari keterangan saksi dan bukti-bukti di persidangan, terdakwa terbukti melawan hukum melakukan penipuan dengan mengakui sebagai pemilik sendiri sesuatu barang seluruhnya atau sebagian yang ternyata adalah milik orang lain,” katanya. Hal yang memberatkan menurut Rezky, dikhawatirkan perbuatan terdakwa telah merugikan orang lain hingga sebesar Rp 150 juta dan terdakwa sudah menikmati hasilnya. Mendengar tuntutan tersebut, Namod langsung merasa keberatan hingga sempat mengeluarkan air matanya. Menaggapi hal tersebut, Arjuna Ginting sebagai kuasa hukum Namod mengatakan, tuntutan JPU dinilai tidak pas dan terlalu tinggi tanpa melihat faktor usia terdakwa.“Kita tidak pungkiri kelalaian terdakwa yang buta huruf. Tapi tuntutan itu terlalu lama. Kalau 4 bulan saya tidak keberatan, karena terdakwa akan bebas setelah dikurangi masa penahanan,” ujar Arjuna Ginting seusai persidangan. Seperti yang diketahui sebelumnya, Namod dituduh melakukan penipuan kepada PT Alfa Golden Reality karena menjual tanah seluas 175 meter seharga Rp 38 juta yang sebelumnya telah dijual ke anaknya yang bernama Niman seluas 150 meter. Namun, Namod mengaku, tanah yang dijual ke pengembang Alam Sutra itu adalah sisa dari tanah yang dijual ke anaknya. Namod sendiri sudah menjalani penahanan sejak 27 Maret 2009 setelah dilaporkan oleh pembeli tanah PT Alfa Golden Reality, pengembang perumahan Alam Sutra.(Rangga)
NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

SPORT
Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:57

Berlaga di kandang lawan justru tidak membuat Persita Tangerang gentar. Skuad berjuluk Pendekar Cisadane mampu menekuk lutut Persik Kediri dengan skor telak 1-5 dalam laga pekan kedelapan Super League 2026-2027 yang digelar di Stadion Brawijaya

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill