Connect With Us

11 Warga Binaan di Lapas Meninggal

| Selasa, 4 Agustus 2009 | 18:01

TANGERANGNEWS-Sebanyak sebelas warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang meninggal akibat HIV/AIDS. Menurut Kepala Lapas Kelas I Tangerang Wawan Hendrawan, hingga saat ini napi binaannya yang positif mengidap HIV/AIDS ada 37 orang. ”Termasuk satu penderita yang kini masih dalam perawatan klinik Lapas Tangerang,” ujar Wawan, usai peresmian laboratrium klinik, Selasa (4/8). Dijelaskan Wawan, saat ini jumlah napi di Lapas Tangerang sebanyak 1.000 orang. Dari jumlah itu, yang tercatat kesandung kasus narkoba sebanyak 544 napi. Dan sisanya 466 penghuni ditahan akibat melakukan tindak kriminal. Seperti, kasus pembunuhan,pencurian maupun judi togel. ”Semuanya itu termasuk orang yang berisiko terhadap penyakit ini. Karena, memiliki riwayat penyebaran virus dan kini, mereka juga berkumpul jadi satu,” terangnya. Sejak adanya laboratorium VCT di Lapas Mei 2007 lalu, lanjut Wawan, napi yang dinyatakan ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) sebanyak 37 orang. Termasuk, mereka yang sudah bebas penahanan, meninggal dunia maupun yang masih menjalani hukuman pidana. ”Mungkin pengidap AIDS positif disini lebih banyak dari warga kota. Itu karena, untuk indentifikasinya lebih mudah dengan adanya laboratorium VCT,” paparnya.(Dedi)
OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

BANTEN
Cuaca di Banten Makin Panas, BMKG Sebut Mulai Masuki Musim Kemarau

Cuaca di Banten Makin Panas, BMKG Sebut Mulai Masuki Musim Kemarau

Rabu, 10 Juni 2026 | 05:39

Masyarakat Banten belakangan merasakan suhu udara yang lebih panas dari biasanya. Kondisi tersebut ternyata berkaitan dengan peralihan musim yang sedang berlangsung di wilayah Banten.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill