Connect With Us

Haerul "Si Perakit Pesawat Bekas" Uji Terbang di Pondok Cabe

Yudi Adiyatna | Rabu, 22 Januari 2020 | 11:02

Pesawat rakitan buatan Haerul, 33 tahun. (TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-TNI Angkatan Udara memberikan penghargaan kepada Haerul, 33, perakit pesawat dengan bahan bekas  yang sempat viral karena berhasil menerbangkan pesawat rakitan buatannya. Haerul mendapatkan kesempatan terbang di Lapangan Udara Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan. Selasa (21/1/2020). 

Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama Fajar Adrianto, kepada awak media menyampaikan, pihaknya memberikan kesempatan kepada Haerul "Si Perakit Pesawat Bekas" uji terbang menggunakan pesawat yang bersertifikat jenis Jabiru.

"Siang hari ini dari Indonesia Flying Club cabang olahraga pesawat Swayasa di Pondok Cabe, kita akan terbang atau join flight bersama Haeirul yang menciptakan pesawat dari Pinrang," terang Kapuspen TNI AU Marsekal Pertama Fajar Adrianto. 

Pesawat rakitan buatan Haerul, 33 tahun.

Menurut Fajar, penerbangan kali ini untuk memperkenalkan Haerul dengan pesawat sesuai aturan dan keselamatan penerbang.

"Penerbangan ini adalah untuk mengenalkan kepada Haerul supaya dia semangatnya semakin tinggi untuk bisa menciptakan pesawat lagi, tapi dengan yang benar-benar sesuai aturan dan keselamatan," jelasnya.

Ia menambahkan, jika Haerul akan menciptakan kreasi pesawat lagi diharapkan dapat berkonsultasi dengan Swayasa terkait mesin. Pasalnya, saat ini Haerul merakit pesawat dengan bahan bekas menggunakan mesin sepeda motor Ninja 150 CC.

Dalam kesempatan itu, pria asal Kelurahan Pallameang, Kecamatan Matiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, tersebut berencana akan membuat pesawat lagi setelah uji terbang dengan TNI AU.

"Saya bangga bisa terbang bersama TNI AU menggunakan pesawat yang bersertifikat. Saat ini saya merasa mendapatkan ilmu tambahan setelah berkunjung di hanggar Swayasa. Rencananya saya akan bikin pesawat lagi, dan kedepannya akan berkoordinasi dengan pihak TNI AU," ujar Haerul.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Sabtu, 7 November 2026 | 17:46

Seorang pria berinisial J.R.A, 32, menggasak sepeda motor Honda Vario di kawasan Jalan Kemuning 3, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Mirisnya, hasil curian digunakan untuk main judi online (judol)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill