Connect With Us

Situs yang Bisa Digunakan untuk Translate Bahasa Jawa

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 24 Desember 2022 | 14:07

Ilustrasi situs translate bahasa. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Ada banyak cara translate aksara jawa. Salah satunya kamu bisa pakai situs online. Bahasa jawa memang beda dengan lainnya. Karena itu, harus pakai cara atau alat khusus.

Tapi bahasa jawa dengan aksara Jawa. Kalau hanya menerjemahkan ke bahasa jawa, itu bisa dengan beberapa tool online berikut.

Ada balai pengembangan bahasa Indonesia. Ada juga balai pengembangan bahasa serta aksara jawa.

Di sini, kita bisa dapati dokumentasi serta digitalisasi aksara dan bahasa jawa dengan baik. Nah, bagi yang sedang belajar bahasa jawa, mari simak beberapa situs dan aplikasi Android untuk translate ke bahasa jawa.

Situs Translate Bahasa Jawa

Mentranslate ke bahwa jawa mudah sekali. Hanya butuh situs penerjemah saja. Kalau mau cepat, bisa pakai Google Translate. Tapi kalau mau explore sedikit, coba cek beberapa situs dan Apps, sebagaimana yang dilansir dari situs www.tedieka.com berikut ini: 

 

1. Google Translate

Dikembangkan oleh Google. Cukup bagus meski kadang harus diteliti lagi tata bahasanya. Namun jika sekedar ubah bahasa, sudah cukup. Google gratis 100%, kamu bisa memakainya kapan saja. Selain itu, kamu bisa download versi apps Androidnya juga.

Kabar gembiranya, Google Translate bisa bekerja dengan voice command. Jadi, suara kamu akan diubah menjadi text, menarik? 

 

2. Kamus Bahasa Jawa

Ada beberapa fitur menarik. Mulai aksara, bahasa, dan pelajaran bahasa jawa. Tapi intinya alat ini adalah translator bahasa jawa. Nah, memakainya tidak susah. Di Google Playstore juga memiliki rating baik.

Makanya, jangan skeptis dengan yang ini. Hasil translatenya juga bagus dan bisa diandalkan. Karena developernya bukan sekadar pencari uang dari Admob, namun seorang yang peduli pada bahasa.

 

3. Kamus Bahasa Jawa Halus Lengkap

Mudah dipahami. Namun beberapa reviewer mengatakan kurang lengkap. Meski begitu, sudah cukup jika hanya untuk belajar bahasa jawa atau mentranslate ke bahasa jawa. Jadi, bagaimana?

Untuk belajar bahasa jawa, sekarang sangat mudah. Aplikasi ini dapat nilai rating 4,2 di Google PlayStore. Meski ada yang memberikan bintang 3, tapi tidak mengurangi kualitasnya. Developernya juga terus mengembangkan.

 

4. Yandex

Sebenarnya ini mesin pencari asal Rusia. Tapi punya segudang fitur menarik yang bisa kamu pakai. Yandex mengikuti Google, karena mengembangkan layanan translator bahasa Jawa. Menurut kami, translate jawa pakai Yandex lebih bagus daripada Google.

 

5. LingvaNex

Ini dia, mesin pencari yang keren. Seperti halnya yang lain, Lingva juga memberikan layanan translate bahasa jawa. Menariknya lagi, LingvaNex mampu mengindeks bahasa jawa halus, kasar dan semisalnya dengan sangat baik.

Nah, itulah sekilas mengenai situs dan aplikasi yang bisa digunakan untuk translate bahasa jawa. Jika memang sudah cocok, silakan dicoba.

TANGSEL
Tekan Sebaran Abu Vulkanik, 3 Koridor Jalan di Tangsel Disempot Malam hingga Dini Hari

Tekan Sebaran Abu Vulkanik, 3 Koridor Jalan di Tangsel Disempot Malam hingga Dini Hari

Selasa, 8 September 2026 | 22:15

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bersama tim gabungan melakukan penyemprotan sejumlah ruas jalan untuk meminimalisir dampak sebaran abu vulkanik yang mengendap di badan jalan.

SPORT
ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo

ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo

Jumat, 4 September 2026 | 12:17

ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill