Connect With Us

Kemenkeu Tegaskan Video Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara Hoaks Buatan Deepfake AI

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 20 Agustus 2025 | 13:11

Menteri Keuangan Sri Mulyani. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com– Kementerian Keuangan menepis beredarnya video di media sosial yang menampilkan Menteri Keuangan Sri Mulyani disebut menyebut guru sebagai beban negara.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Deni Surjantoro mengatakan, cuplikan video itu hasil editan dan tidak pernah diucapkan Sri Mulyani, sehingga video yang beredar tidak sesuai dengan fakta. 

“Potongan video yang menampilkan seolah-olah Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan guru adalah beban negara itu hoaks,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa, 19 Agustus 2025, dikutip dari CNN Indonesia.

Dijeli Deni, materi dalam video yang tersebar berasal dari pidato Sri Mulyani saat berbicara di Forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di ITB, pada Kamis, 7 Agustus 2025, lalu.

Namun, rekaman tersebut dipotong dan disunting dengan teknologi deepfake sehingga menimbulkan kesan berbeda dari aslinya. 

“Marilah kita bijak dalam bermedia sosial,” kata Deni mengingatkan.

Sebelumnya, potongan video itu menuai perbincangan publik. Dalam rekaman yang beredar, Sri Mulyani disebut mengucapkan guru adalah beban negara. 

Narasi tersebut memicu kritik tajam dari masyarakat yang mengaitkan dengan pidato Sri Mulyani mengenai pembiayaan gaji tenaga pendidik.

Dalam pidatonya, Sri Mulyani menyebut masih banyak suara yang menilai profesi dosen dan guru kurang dihargai karena gaji yang dianggap kecil. 

Menurutnya, hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi keuangan negara. 

“Banyak di media sosial saya selalu mengatakan, menjadi dosen atau menjadi guru tidak dihargai karena gajinya nggak besar, ini salah satu tantangan bagi keuangan negara,” ujarnya.

Ia juga sempat menyinggung soal apakah seluruh biaya untuk guru dan dosen harus ditanggung penuh oleh negara, atau dapat melibatkan peran serta pihak lain. 

“Apakah semuanya harus keuangan negara ataukah ada partisipasi dari masyarakat,” ungkap Sri Mulyani.

Pernyataan tersebut, menurut Kemenkeu, dipelintir dan dipotong sehingga menimbulkan persepsi berbeda. 

Masyarakat diimbau agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terlebih yang menggunakan rekayasa digital.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill