Connect With Us

Alfamart Bantah Kehadiran Kopdes Merah Putih Sebabkan Banyak Gerai Tutup

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 5 Juni 2026 | 14:26

Ilustrasi Alfamart. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), pengelola jaringan ritel Alfamart dan Alfamidi, menyebut keberadaan ribuan Koperasi Desa Merah Putih di berbagai daerah tidak memberikan dampak material terhadap kinerja perusahaan.

Corporate Secretary AMRT Tomin Widian mengatakan, pihaknya memandang setiap pelaku usaha memiliki segmen pasar dan model bisnis yang berbeda.

“Dari perspektif industri, setiap pelaku usaha memiliki model bisnis, segmentasi dan target pasar yang berbeda sehingga dapat saling melengkapi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Tomin dalam tanggapan tertulis kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, 5 Juni 2026, dikutip dari IDN Financials.

Menurutnya, hingga saat ini tidak ada gerai Alfamart yang ditutup akibat kehadiran Koperasi Desa Merah Putih.

“Sejalan dengan hal tersebut, tidak terdapat penutupan gerai yang diakibatkan oleh keberadaan KDMP,” kata Tomin.

AMRT juga tetap optimistis terhadap prospek bisnis ritel modern di tengah bertambahnya pemain baru di sektor perdagangan.

Perusahaan menilai persaingan ke depan akan lebih ditentukan oleh kemampuan masing-masing pelaku usaha dalam memberikan layanan terbaik kepada konsumen.

“Khususnya di wilayah-wilayah yang belum terlayani secara optimal,” tambahnya.

Optimisme tersebut tercermin dari rencana ekspansi yang tetap dijalankan perusahaan sepanjang 2026.

Berdasarkan laporan, AMRT menyiapkan belanja modal sekitar Rp500 miliar yang seluruhnya berasal dari kas internal perusahaan.

Dana tersebut akan digunakan untuk membuka 800 gerai baru hingga akhir tahun.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 500 gerai akan dikelola langsung oleh perusahaan, sedangkan 300 gerai lainnya dikembangkan melalui skema waralaba.

Sementara itu, perkembangan Koperasi Desa Merah Putih terus berjalan di berbagai daerah.

Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Kopdes Merah Putih, jumlah koperasi yang telah terbentuk mencapai 83.376 entitas.

Namun, dari total tersebut baru 11.824 koperasi yang telah memiliki gerai fisik yang selesai dibangun.

Sebanyak 23.378 koperasi masih dalam tahap pembangunan gerai, sementara 38.029 lainnya masih dalam proses pengajuan lahan untuk lokasi usaha.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

HIBURAN
BBQ City Light dan Staycation Jadi Andalan Fame Hotel Gading Serpong Sambut Tahun Baru 2027

BBQ City Light dan Staycation Jadi Andalan Fame Hotel Gading Serpong Sambut Tahun Baru 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 | 20:26

Fame Hotel Gading Serpong menawarkan paket staycation untuk menyambut Tahun Baru 2027 dengan harga mulai Rp899.999.

BISNIS
Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:31

International Media Support (IMS) dari Denmark bersama Suara.com menggelar Local Media Summit (LMS) 2026 di Manhattan Hotel Jakarta, 22-23 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill