Connect With Us

Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Fahrul Dwi Putra | Senin, 12 Januari 2026 | 11:20

Ilustrasi hasil teknologi AI mengubah foto berbusana menjadi bugil (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok. 

Hal ini dilakukan sebagai langkah perlindungan terhadap perempuan dan anak di ruang digital. Pemblokiran ini menyusul temuan penyalahgunaan teknologi AI untuk membuat konten seksual palsu atau deepfake tanpa persetujuan.

"Demi melindungi perempuan, anak, dan seluruh masyarakat dari risiko konten pornografi palsu yang dihasilkan menggunakan teknologi kecerdasan artifisial, Pemerintah melakukan pemutusan akses sementara terhadap aplikasi Grok," ujar Menteri Komdigi Meutya Hafid dikutip dari Kompas, Senin, 12 Januari 2026.

Meutya menyatakan praktik deepfake seksual nonkonsensual merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia serta martabat warga negara. 

Menurutnya, negara tidak dapat membiarkan teknologi disalahgunakan hingga merugikan individu dan mengancam nilai kemanusiaan.

Ia menilai penyalahgunaan AI untuk memproduksi konten seksual tanpa persetujuan sebagai ancaman nyata terhadap keamanan publik dan privasi individu. 

“Ruang digital tidak boleh menjadi wilayah bebas hukum,” kata dia.

Selain memutus sementara akses Grok, Kemkomdigi juga meminta X selaku pengelola platform untuk memberikan klarifikasi serta menunjukkan tanggung jawab atas temuan tersebut. 

“Evaluasi lanjutan akan dilakukan berdasarkan komitmen perbaikan yang diajukan penyelenggara sistem elektronik,” ujar Meutya.

Kebijakan pemutusan akses sementara ini mengacu pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat.

Aturan tersebut mewajibkan setiap platform memastikan layanannya tidak memuat atau memfasilitasi konten yang dilarang oleh hukum di Indonesia.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill