Connect With Us

Waktu Marissa Menipis Cari Perahu

| Sabtu, 14 Agustus 2010 | 15:26

Syafril Elain (tangerangnews / dira)

 
 TANGERANGNEWS-Pemilukada Kota Tangsel menyisakan partai yang belum menentukan pilihan akan mengusung siapa. Partai tersebut adalah PPP, PBB, Hanura dan Gerindra. Masing-masing partai tersebut memiliki kursi, PPP dua kursi, PBB satu kursi, Hanura satu kursi dan Gerindra satu kursi.
 
Pengamat politik local sekaligus Ketua KPU Kota Tangerang Syafril Elain menyatakan, melihat kondisi saat ini telah tersisa dua kandidat. Pertama adalah Iskandar yang sudah diusung PAN namun belum memiliki pasangan, yang kedua adalah Achmad Suwandhi-Marissa Haque. “Sepertinya pasangan Suwandi-Marissa harus cepat meloby PBB, Hanura, PPP dan Gerindra sebelum kandidat lain melakukan kesepakatan,” kata Syafril ketika mendatangi kantor Sekretariat Pokja Wartawan Harian Tangerang, hari ini.
 
Syafril mengatakan, untuk dapat perahu Marissa sebagai kader PPP harusnya bias meraih dukungan dari PPP karena partainya sendiri. “Secara logika, harusnya dia dapat meyakini PPP. Lalu kemudian meraih Hanura, PBB dan Gerindra. Sebab Iskandar bias dengan segera mengambil simpati partai tersebut. Waktu Marissa semakin menipis,” tuturnya.
 
Syafril mengibaratkan, partai yang tersisa saat ini seperti perhiasan mahal, namun ada massa kadaluarsanya. “Sebab kalau tidak segera dibeli perhiasan ini akan kadaluarsa,” katanya.
Meski harus mewaspadai Iskandar, pasangan Suwandhi-Marissa harus tetap mewaspadai Airin-Benyamin. Alasannya, karena Airin dengan capital cukup tinggi mampu meraih dukungan sebesar-besarnya.
 
“Sebab, pasangan ini adalah pasangan yang pernah gagal dalam Pemilukada. Airin pernah gagal di Kabupaten Tangerang sebagai wakil Bupati mendampingi Jazuli Juwaeni. Sedangkan Benyamin pernah gagal sebagai calon Gubernur Banten mendapingi Triana Sjyam’un,” katanya.

 Atas dasar tersebut, Syafril meyakini pasangan Airin-Benyamin akan habis-habisan . Soal Airin yang merangkul Banyamin Davnie, Syafril berpendapat itu adalah komposisi yang bagus. “Harus disadari Tangsel pernah bagian dari pada Kabupaten Tangerang. Benyamin telah lama dibirokrasi, dirinya sangat menguasai pemerintahan. Memang Airin lebih aman dengan menggandeng Benyamin,” katanya. (dira)
 
OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill