Connect With Us

Airin-Benyamin Harus Lupakan Pertarungan

| Rabu, 20 April 2011 | 18:01

Airin saat melakukan pencoblosan pada Pilkada Tangsel. (Dira Derby / TangerangNews)

 
TANGSEL-Anggota Komisi VIII DPR Jazuli Juwaini yang juga hadir dalam acara pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie mengatakan,  Airin-Benyamin harus melupakan pertarungan Pilkada beberapa waktu lalu.
 
Sebab, sekarang menurut dia,  Airin-Benyamin bukan lagi hanya milik pendukungnya, melainkan milik masyarakat Tangsel keseluruhan, baik yang suka maupun yang tidak suka.  
 
Mulai dari merangkul para kompetitor kandidat Pilkada yang kalah dan konsolidasi dengan seluruh elemen masyarakat yang ada di Tangsel.
 
“Airin-Benyamin harus ingat, mereka adalah yang pertama kali menjadi wali kota dan wakil wali kota . Beban mereka sangatlah berat, mereka harus menjawab cita-cita masyarakat Tangsel,” terang Jazuli.

Apa saja cita-cita masyarakat Tangsel, menurut Jazuli, diantaranya adalah harapan warga Tangsel yang mempermudah pelayanan fasilitas publik sebagaimana menjadi cita-cita pemekaran dari Kabupaten Tangerang.
 
“Kalau dulu di Kabupaten Tangerang banyak fasilitas publik yang dibangun oleh pengembang dan pelayanan publik sulit. Setelah ini harus mudah seluruh kebutuhan masyarakat,” terangnya.
 
Selain itu, menurut anggota DPR yang berasal dari Dapil 3 Banten itu, Airin-Benyamin harus bisa memangkas kesenjangan biaya pendidikan dan kesehatan. Dia mengingatkan, Tangsel belum memiliki RSUD, dan banyak warga Tangsel yang dirawat di RS Fatmawati, Jakarta Selatan.
 
“Perlu  adanya kerjasama antar daerah ini, misalnya kartu Jamkesmas. Pokoknya harus ada komunikasi vertikal, baik dengan pusat, provinsi dan daerah yang beririsan seperti Jakarta Selatan, Bogor, Depok, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang,” terangnya.
   
Airin Rachmi Diany, kepada wartawan, mengungkapkan bahwa dalam 100 hari pemerintahannya, akan melakukan konsolidasi birokrasi, dan melakukan pemetaan masalah. "Saya ingin tahu masalah apa yang utama dibereskan. Seperti APBD 2011, saya ingin tahu untuk apa saja dan bagaimana penyerapannya," singkatnya. (DRA)

 

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

KOTA TANGERANG
Kontrakan Penyimpan Motor Curian di Tigaraksa Digerebek, 6 Motor dan 5 Pelaku Diamankan

Kontrakan Penyimpan Motor Curian di Tigaraksa Digerebek, 6 Motor dan 5 Pelaku Diamankan

Selasa, 9 Juni 2026 | 12:41

Tim Opsnal Unit Resmob Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota berhasil membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beroperasi di wilayah Tangerang Raya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill