Connect With Us

Hidayat Djauhari Ingin jadi pengurus PMI Saja

| Minggu, 18 November 2012 | 15:36

Hidayat Djauhari (tangerangnews / dira)

Reporter : Dira Derby

TANGERANG-
Mantan Pjs Wali Kota Tangerang Selatan Hidayat Djauhari mengaku tidak tertarik untuk mencalonkan diri sebagai wali kota atau pun bupati. Dirinya mengaku, andai pun dalam waktu dekat dia akan pensiun, Djauhari mengaku keinginannya hanya tetap menjadi pengurus PMI saja.
 
Ya, pria yang menggantikan Pjs Wali Kota Tangsel Eutik Suarta itu mengaku lebih senang mengisi hari tuanya dengan kegiatan sosial. “Tak ada niat sama sekali, saya malah keinginan ada di PMI terus kalau pun pensiun nanti. Ini saya anggap tugas mulia dari pada menjadi calon wali kota atau pun bupati,” terang Sekretaris PMI Provinsi Banten itu.
 
Djauhari pun menolak isu jika dirinya akan maju mencalonkan diri sebagai calon Wali Kota Tangerang pada 2013 nanti. “Kemarin saja saya sebenarnya sudah menolak menjadi Pjs Wali Kota Tangsel. Tetapi karena itu tugas dari Gubernur, ya saya ini kan hanya bawahan saya harus menuruti perintah. Saya sudah merasakan, sulit juga menjadi Wali Kota. Tetapi ada enaknya, pada sungkan sama saya,” ujarnya seraya tertawa.
 
 
 
 
 
 
NASIONAL
Kepala BGN Bakal Setop Jatah MBG Sekolah Anak-anak Kaya  

Kepala BGN Bakal Setop Jatah MBG Sekolah Anak-anak Kaya  

Selasa, 9 Juni 2026 | 05:46

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mulai menyiapkan sejumlah langkah perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin 8 Juni 2026.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill