Connect With Us

Isu Tsunami Cilegon Bikin Okupansi Hotel di Anyer Anjlok

Tim TangerangNews.com | Rabu, 15 Desember 2021 | 19:57

Isu tsunami berdampak besar bagi pengelola hotel di Anyer karena tingkat okupansi dan pesanan hotel turun drastis. (@TangerangNews / Tripadvisor)

TANGERANGNEWS.com –Merebaknya isu bakal adanya tsunami di Cilegon akhir-akhir ini sangat mempengaruhi tingkat pesanan hotel atau okupansi di wilayah Pantai Anyer dan sekitarnya di Kabupaten Serang untuk perayaan libur Natal dan Tahun Baru 2022.

Ketua Harian Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang Doddy Faturahman mengatakan, adanya isu tsunami tersebut berdampak besar bagi pengelola hotel di Anyer karena tingkat okupansi dan pesanan hotel turun drastis. “Padahal, bulan Desember biasanya bagi pengelola hotel merupakan bulan 'panen' tamu hotel karena libur Natal dan Tahun Baru,” ujar Doddy di Serang, Selasa 14 Desember 2021, dikutip dari Antara.

Menurut dia, dampaknya cukup luar biasa dengan adanya isu Cilegon akan diguncang gempa. “Seperti di tempat kami yang biasanya Senin sampai Minggu penuh tapi sekarang ada bebarapa hari yang kosong," kata Doddy yang juga General Manager Aston Anyer Hotel.

Ia mengatakan, karena adanya isu tsunami tersebut banyak tamu yang sudah memesan kamar untuk libur tahun, kemudian membatalkannya.

"Biasanya tanggal-tanggal segini pesanan kamar hotel sudah penuh. Tapi karena adanya isu tersebut, banyak yang membatalkan," kata Doddy.

Meski begitu, kata Doddy pihaknya terus berusaha meyakinkan agar wisatawan yang akan berlibur ke pantai Anyer dan sekitarnya tidak khawatir berlebihan. Dengan demikian hal itu tidak berimbas terhadap pemulihan kondisi pariwisata di Provinsi Banten. 

“Kami berharap informasi ini tidak menjadi kepanikan warga untuk datang ke Anyer dan sekitarnya,"tutur Doddy.

Ia juga berharap informasi yang disampaikan oleh lembaga terkait termasuk media, lebih akurat dan tidak membuat masyarakat khawatir yang berlebihan.

"Kami juga melihat objek wisata pantai di sini kembali sepi, setelah ada isu tersebut. Akhirnya masyarakat sekitar yang ekonominya bergantung pada kunjungan wisatawan sangat terdampak," ujarnya.

TANGSEL
Kasus Bullying Pelajar di Tangsel Makin Parah, Komisi III DPR RI Desak Pembentukan UU Anti-Perundungan

Kasus Bullying Pelajar di Tangsel Makin Parah, Komisi III DPR RI Desak Pembentukan UU Anti-Perundungan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:16

Berulangnya insiden perundungan yang menimpa pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), memicu keprihatinan serius dari jajaran DPR RI.

NASIONAL
Ada Diskon Tambah Daya Listrik 50 Persen dari PLN, Cek Syaratnya

Ada Diskon Tambah Daya Listrik 50 Persen dari PLN, Cek Syaratnya

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:45

PT PLN (Persero) memberikan diskon biaya penyambungan tambah daya listrik sebesar 50 persen melalui program “Energi Berdikari” dalam rangka menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81. Promo tersebut berlaku mulai 22 Oktober hingga 4 November 2026.

KOTA TANGERANG
Bacok Sopir dan Bawa Kabur Taksi Online di Tangerang, Remaja 19 Tahun Ditembak Polisi

Bacok Sopir dan Bawa Kabur Taksi Online di Tangerang, Remaja 19 Tahun Ditembak Polisi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:32

Tim Buser Polsek Jatiuwung bersama Tim Resmob Polres Metro Tangerang Kota meringkus pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang menyasar seorang pengemudi taksi online Maxim.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill