Connect With Us

Keren, Bangunan Besar di Kawasan Kalipasir Tangerang Dicat Mural

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 5 Desember 2024 | 22:21

Lukisan mural memenuhi bangunan besar di kawasan Kali Pasir, tepi Sungai Cisadane, Kota Tangerang, Kamis 5 Desember 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebuah bangunan besar di kawasan Kalipasir, dekat Sungai Cisadane, Kota Tangerang, terlihat cantik dengan lukisan mural.

Mural tersebut bergambar sejumlah landmark Kota Tangerang seperti Jam Gede Jasa dan Jembatan Kaca Berendeng, penuh warga warni dengan dominasi warga biru langit.

Karya mural itu ternyata dibuat oleh Nippon Paint Indonesia melalui program CSR Warnai Kehidupan #ColuringLives yang bekerjasama dengan Toko Sinar Jaya.

Topan Wijaksono, Regional Manager Nippon Paint Indonesia mengungkapkan sebagai bentuk dukungan, untuk mempercantik kawasan Kalipasir pihaknya mendonasikan sistem pengecatan terbaik di kelas eksterior ultra premium.

Ada total 117,5 liter cat akhir Weatherbond Ultimate, 36 liter cat dasar 8100 Weatherbond Sealer, serta Roller Eksterior 810 yang didonasikan.

"Cat tersebut untuk revitalisasi bangunan mural di Kalipasir menjadi lebih berwarna dan menarik wisatawan, yang dapat memberikan dampak positif pada perekonomian setempat," ujarnya, Kamis 5 Desember 2024.

Stefanus Kurniawan dari Toko Sinar Jaya mengatakan pihaknya selaku mitra toko Nippon Paint tentunya mendukung penuh program CSR ini.

"Karena mural yang dihasilkan membuat Kalipasir lebih berwarna, cerah, dan menjadi Kalipasir sebagai destinasi wisata masyarakat," jelasnya.

Muhammad Rizqi, pemilik gedung di Kalipasir Cisadane juga sangat antusias menyambut pengecatan mural oleh Nippon Paint dan Toko Sinar Jaya.

“Kami berharap gedung yang di mural kembali ini dapat menjadi salah satu ikon di wilayah Kalipasir dan dapat menarik wisatawan serta semakin dikenal masyarakat luas,” imbuhnya.

Langkah nyata Nippon Paint Indonesia dalam Program CSR Warnai Kehidupan #ColouringLives telah dilakukan secara konsisten dari tahun ke tahun, dengan kontribusinya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat di berbagai daerah di Indonesia.

Untuk destinasi wisata antara lain Kampung Pelangi di Semarang, Nepal van Java di Magelang, Kawasan Pecinan Kya-kya di Surabaya.

Selain itu, Nippon Paint Indonesia juga telah melakukan donasi pengecatan kapal nelayan tradisional seperti di Cikubang, Karangantu, Cirebon, Pati, Yogyakarta, Kendal, Tuban, Pekalongan, dan berbagai pesisir di Indonesia lainnya.

“Ke depan, Nippon Paint akan menjangkau lebih banyak daerah untuk mempercantik wilayah pariwisata di Indonesia, dengan harapan inisiatif ini dapat meningkatkan nilai ekonomi dan lingkungan masyarakat setempat,” pungkas Topan.

KAB. TANGERANG
Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Jumat, 25 September 2026 | 21:34

Penemuan kerangka manusia kembali menghebohkan warga di Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

SPORT
Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Kamis, 24 September 2026 | 12:35

Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill