Connect With Us

Satgas KONI Kota Gandeng Pengusaha Untuk Bantuan Atlet Porprov

| Selasa, 13 Juli 2010 | 18:07

Ebrown Lubuk (tangerangnews / dira)

 
TANGERANGNEWS-Tim Satuan Tugas (Satgas) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang akan menggandeng pengusaha-pengusaha di Kota Tangerang untuk penggalangan dana bantuan bagi  500 atlet Kota Tangerang yang akan akan meghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Poprov) Banten ke-3 di Lebak pada November mendatang.
 
Ketua Umum Tim Satgas KONI Kota Tangerang Ebrown Lubuk mengatakan, pihaknya membutuhkan dukungan dan bantuan para pengusaha untuk ikut berpartisipasi terhadap perjuangan atlet-atlet Kota Tangerang dalam Poprov. Pihaknya sendiri telah menggandeng menggandeng Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Tangerang untuk dukungan sumbangsih tesebut.
"Saat ini kami masih menunggu kabar dari Apindo. Jika sudah ada, maka kita akan melakukan lounching atlet sekaligus menggelar penggalangan dana rasa dukungan para pengusaha kepada Kota Tangerang," ungkapnya, Senin (13/7).
 
Sementara itu, Wakil Ketua Satgas KONI Kota Tangerang Dasep mengatakan, dirangkulnya Apindo juga dilakukan untuk meraih target juara umum. Menurutnya, pihaknya sudah melakukan penjajakan dengan Apindo Kota Tangerang yang saat ini tengah mengsertivikasi perusahaan mana yang siap mendukung perjuangan para atlet Poprov Kota Tangerang

Selain itu pihaknya juga mempersiapkan bonus dan uang Pelatda yang akan kita berikan kepada para atlet. Untuk besaran bonus, Dasep mengaku tidak akan berbeda jauh dengan yang dieroleh para peraih medali Popda beberapa waktu lalu. Untuk medali emas akan diberikan bonus Rp5 juta, perak Rp3 juta dan perunggu Rp2 juta. Namun jumlah bonus tersebut, terang mantan atlet renang ini kemungkinan akan bertambah.

"Tambahannya adalah dari sejumlah pengusaha atau perusahaan di Kota Tangerang yang akan kita gandeng untuk mendukung tim Porprov Kota Tangerang," ungkap Dasep.

Sedangkan Wakil Bendahara KONI Kota Tangerang yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Sarana dan Prasana Satgas Pelatda Kota Tangerang Acep Suhardima menambahkan, untuk Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) pihaknya sudah mempersiapkan tambahan ongkos sebesar Rp1,4 miliar. Dimana anggaran Rp1,4 miliar akan didapat para atlet sebesar Rp900 ribu/atlet.
"Jadi selain nantinya ada bonus juga ada tambahan ongkos untuk para atlet untuk Pelatda. Untuk tekhnisnya kita serahkan kepada masing-masing cabang olahraga," tandas Acep.

Acep menambahkan, dari semula 34 cabor yang dipertandingkan menurun menjadi 33 cabor yang akan dikompetisikan. Bahkan jumlah cabor tersebut ada satu cabor yang masih menggantung yakni balap sepeda. "Balap sepeda baru dua daerah yang bersedia yaitu Kota Tangerang dan tuan rumah Lebak. Sementara aturanya harus ada tiga. Karenanya kami masih menunggu apakah nanti jadi dipertandingkan atau tidak," paparnya.(rangga)

WISATA
Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Senin, 8 Juni 2026 | 15:10

Masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya berkesempatan menikmati pertunjukan budaya Nusantara sambil menyantap hidangan makan sepuasnya yang digelar Novotel Tangerang sepanjang Juni 2026.

PROPERTI
Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06

Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill