Connect With Us

Menolak Diajak Pulang, Suami Bacok Istri dan Anak

| Kamis, 22 Juli 2010 | 10:43

ilustrasi Korban KDRT (tangerangnews / dens)

TANGERANGNEWS-Indra Budiman, 22, warga Lingkungan Cimuncang, Kelurahan Warakas, Kecamatan Serang, Kota Serang tega membacok anak dan istrinya Laila Sari, 20, dan Sofi Juliana, 3, hingga mengalami luka parah, hari ini.
 
Korban melakukan pembacokan karena merasa kesal terhadap istrinya yang dianggap tidak nurut.  Dari keterangan yang dihimpun, peristiwa ini terjadi saat tersangka mengajak pulang kepada Laila Sari yang sedang berada di rumah orang tuanya, di Lingkungan Cimuncang, Kelurahan Warakas, Kecamatan Serang, Kota Serang. Karena sedang ada perselisihan, korban menolak untuk diajak pulang oleh suaminya itu.
 
Pelaku yang kesal, langsung mengeluarkan golok yang dibawanya dan mengancam korban untuk mengikuti ajakanya. Korban yang tetap menolak ajakan suaminya, membuat tersangka kesal hingga golok yang dipegangnya itu dibacokan kepada korban.
 
Saat akan membacok istrinya, golok korban mengenai anaknya yang saat kejadian sedang digendong oleh korban, hingga mengalami luka dibagian kepala. Tidak puas dengan tindakanya, pelaku kembali membacok istrinya sebanyak dua kali hingga mengalami luka dibagian punggung.
 
Setelah puas membacok, korban langsung meninggalkan korbanya. Ibu korban dan kakak perempuan korban yang mengetahui kejadian itu, langsung berteriak minta tolong. Mendengar teriakan minta tolong, warga langsung berdatangan dan mengejar tersangka serta menghakiminya.
 
Sedangkan sebagian warga, langsung melarikan korban ke Rumah Sakit Kencana, Kota Serang untuk mendapatkan perawatan. Polisi yang mengetahui kejadian itu, langsung mendatangi lokasi kejadian dan menggelandang korban ke Polres Serang.
 
Kasat Reskrim Polres Serang AKP Doni Hadi Santoso mengatakan, masih melakukan penyidikan dalam kasus tersebut. Karena, hingga saat ini korban masih belum bisa dimintai keterangan. “Kami masih melakukan penyelidikan,” ujar AKP Doni Hadisantoso.
 
BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

TANGSEL
Uji Coba Pupuk Mikroba Singapura, Bawang Merah Varietas Dataran Tinggi Berhasil Dipanen di Tangsel

Uji Coba Pupuk Mikroba Singapura, Bawang Merah Varietas Dataran Tinggi Berhasil Dipanen di Tangsel

Selasa, 9 Juni 2026 | 18:03

Komoditas bawang merah varietas Batu asal darat tinggi Malang, Jawa Timur berhasil dipanen di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui pemanfaatan teknologi pupuk bio-organik berbasis mikroba.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill