Jalur Diportal, Sopir Truk Pukuli Dishub Kabupaten

tangerangnews/rangga
tawuran
Senin, 26 Juli 2010 | 17:47 WIB
TANGERANGNEWS-Puluhan sopir truk merusak dan memukuli petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor di Jalan Raya Rumpin 8, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, hari ini sekitar pukul 12.00 WIB. Aksi kemarahan sopir itu dipicu oleh tindakan Dinas Perhubungan yang menutup jalur truk dengan portal meskipun itu adalah jalan yang menghubungkan antara Kabupaten Tangerang dengan Bogor, Jawa Barat.
Maman mengatakan, akibat dipasangi portal ratusan warga Tangerang-Bogor yang berprofesi sebagai sopir truk menjadi pengangguran. Kapolsek Cisauk, Kabupaten Tangerang AKP Wempy yang berdekatan dengan lokasi kejadian membenarkan peristiwa itu. Namun, kata dia, pihaknya dalam peristiwa itu sifatnya menghimbau warga Tangerang agar tidak terpancing oleh tindakan anarkis. “Sebab, ternyata lokasi kejadian berada di wilayah hukum Rumpin, Kabupaten Bogor,” katanya.
Kapolres Metro Kabupaten Tangerang Kombes Pol Eddy Tambunan mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi kepada kepolisian setempat untuk mencegah tindakan anarkistis melebar hingga ke Tangerang. “Petugas yang dipukuli adalah petugas Dishub Bogor, tetapi kami terus berkoordinasi agar tindakan anarkis ini tidak melebar,” tandasnya. (dira)
Dishub sendiri memiliki alasan jalan itu diportal, karena truk menjadi penyebab rusaknya jalan tersebut. Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, puluhan massa ini nekat memukuli petugas Dishub yang sedang bertugas di pos penjagaan jalan antara Tangerang-Bogor.
Bahkan salah seorang petugas Dishub terpaksa disandera dan menjadi bulan-bulanan sopir yang marah akibat tindakan petugas. Selain menyandera petugas, massa juga merobohkan portal dan merusak dua sepeda motor Dishub tersebut. “Kami tidak bisa cari nafkah kalau ini ditutup, memang dia mau menanggung nasib keluarga kami,” ucap Maman salah seorang sopir truk yang emosi.
Maman mengatakan, akibat dipasangi portal ratusan warga Tangerang-Bogor yang berprofesi sebagai sopir truk menjadi pengangguran. Kapolsek Cisauk, Kabupaten Tangerang AKP Wempy yang berdekatan dengan lokasi kejadian membenarkan peristiwa itu. Namun, kata dia, pihaknya dalam peristiwa itu sifatnya menghimbau warga Tangerang agar tidak terpancing oleh tindakan anarkis. “Sebab, ternyata lokasi kejadian berada di wilayah hukum Rumpin, Kabupaten Bogor,” katanya.
Kapolres Metro Kabupaten Tangerang Kombes Pol Eddy Tambunan mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi kepada kepolisian setempat untuk mencegah tindakan anarkistis melebar hingga ke Tangerang. “Petugas yang dipukuli adalah petugas Dishub Bogor, tetapi kami terus berkoordinasi agar tindakan anarkis ini tidak melebar,” tandasnya. (dira)
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dengar informasi mengenai Tangerang melalui Radio Tangerang





