Connect With Us

Pemkot Tangerang Raih WTP Ke Enam Kalinya

| Senin, 27 Mei 2013 | 21:45

Wali Kota Tangerang Wahidin Halim saat menerima penghargaan WTP. (tangerangnews / rangga)

 
TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang kembali mempertahankan pretasinya dalam pengelolaan keuangan dengan meraih penghargaan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang ke-enam kalinya.
 
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Banten I Nyoman Wara kepada oleh Wali Kota Tangerang Wahidin Halim pada acara  Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2012 Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten, di Kantor BPK RI Perwakilan Banten , Senin (27/05).
 
Acara penyerahan LHP Keuangan tersebut dihadiri oleh enam Kabupaten Kota diantaranya Kabupaten Lebak, Pandegelang, Serang, Kota Tangerang, Kota Serang dan Kota Cilegon. Dari ke enam daerah yang diserahkan LHP hanya Kota Tangerang saja yang  mendapatkan predikat WTP sekaligus mempertahankan prestasinya untuk ke enam kalinya. Hal ini menjadikan kota Tangerang menjadi satu-satunyanya Pemerintah Kota di Indonesia yang dapat mempertahankan secara berturut-turut sejak tahun 2007.
 
"Alhamdulillah untuk ke enam kali Kota Tangerang mendapatkan Predikat WTP, penghargaan ini kita apresiasi sebagai prestasi dari kerja keras seluruh aparatur pemkot Tangerang. Terima kasih atas kerja keras dan komitmen aparatur Pemkot dalam upaya membangun pemerintahan yang akuntable  dan transparan sehingga terwujudnya pemerintahan yang baik," ujar Wahidin.
 
Dikatakannya, untuk meraih WTP, Pemkot telah berhasil melakukan pengendalian internal secara baik dalam hal ini fungsi pengawasan yang dilakukan oleh Inspektorat ke setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), secara kontinyu dan komprehensif. Evaluasi bulanan dan briefing kepada seluruh SKPD setiap minggu menjadi bagian rutin yang kerap dilakukan Wali Kota Tangerang.
 
“Penghargaan ini hendaknya jangan disikapi secara berlebihan karena perlu kita sadari bahwa kejujuran harus menjadi bagian dari kehidupan kita yang hakiki,” ujarnya.
 
Selain itu, Pemkot juga didukung oleh para pegawainya yang handal dan mempunyai kompetensi  dalam mengelola keuangan "Di tingkat internal, sekecil apapun temuan inspektorat terhadap SKPD langsung ditindaklanjuti," imbuhnya.
 
Sementara itu Ketua BPK RI I Nyoman Wara dalam sambutannya mengatakan bahwa dari enam Kabupaten/Kota yang hadir hanya Pemkota Tangerang saja yang  laporan keuangannya memperoleh opini WTP. Diakuinya bahwa sampai saat ini memang belum ada kenaikan opini, namun sudah ada peningkatan pada kualitas laporan keuangannya.
 
“Oleh karenanya diharapkan agar daerah lain yang belum mendapatkan opini WTP dapat terus berupaya melakukan perbaikan dalam setiap pelaporan keuangannya serta terus meningkatkan pengawasan internal. Dan bagi Kota yang memperoleh opini WTP seperti Pemkot Tangerang, saya ucapkan selamat dan memberikan apresiasi agar dapat terus mempertahankan keberhasilan ini,” paparnya.(RAZ)
 

NASIONAL
Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Senin, 6 Juli 2026 | 12:59

Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

OPINI
Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Selasa, 7 Juli 2026 | 18:46

Program sekolah gratis pada dasarnya bertujuan meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dengan kondisi yang sangat beragam.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jadwal dan Materi MPLS SMP 2026 yang Resmi dari Kemendikdasmen

Jadwal dan Materi MPLS SMP 2026 yang Resmi dari Kemendikdasmen

Rabu, 8 Juli 2026 | 13:45

Tahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai. Sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, seluruh siswa baru jenjang SMP akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari.

BANDARA
Polisi Temukan Paket Kiriman Isinya 8,3 Kg Sabu di Kargo Bandara Soetta, Nilainya Rp10 Miliar

Polisi Temukan Paket Kiriman Isinya 8,3 Kg Sabu di Kargo Bandara Soetta, Nilainya Rp10 Miliar

Selasa, 7 Juli 2026 | 22:52

Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polresta Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu seberat 8.369 gram (8,3 kilogram) melalui paket kiriman.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill