Connect With Us

Ada PT SGU Lain dalam Sengketa Lahan dengan Sinar Mas Land

Denny Bagus Irawan | Jumat, 27 Mei 2016 | 15:00

Parenting The Youth di SGU, BSD City , Serpong, Tangsel. (tangerangnews / dens)

 

TANGERANG-Director of Communication Swiss Geman University Christie Kanter menjelaskan, pihaknya saat ini sedang mencoba mencari lahan lain untuk membangun kampus.  Namun, pihak SGU berusaha mencari tanah yang tak ada kaitannya dengan BSD. “Kita akan berusaha mencari tanah di Tangerang yang tentu tak ada kaitan dengan BSD, kan Tangerang luas,” kata Christie.

 

Dia juga menyatakan, PT SGU sudah mempersiapkan membeli ruko di kawasan Kuningan Jakarta untuk kampus pasca sarjana. “PT SGU juga namanya yang di sana, tetapi bukan SGU Swiss German Uni, namun PT Satria Graha Ultima,” katanya.

 

Ketika ditanya kenapa namanya tidak disatukan saja dengan PT SGU yang awal, Christie enggan  menjelaskan lebih lanjut. “Saya enggak bisa jawab soal itu, karena bukan kewenangan saya,” terangnya.  

 

Hal itu membuat sengketa lahan antara Swiss German University (SGU) dengan pengembang  Sinar Mas Land disebut semakin rumit. Managing Director President Office Sinar Mas Land Dhony Rahajoe mengatakan, terkuaknya ada PT SGU lain ketika dirinya diberitahu oleh pihak BCA sekitar 2013.

 

"Dari berapa kali mediasi, kita sama SGU sempat menyepakati solusi apa baiknya, nih. Dari PT BSD tanya, SGU punya uang berapa. Mereka bilang, Rp70 miliar. Oke, kita ajak SGU ke BCA, ketemu Dirutnya langsung, Rp 70 miliar itu buat buka rekening supaya dapat pinjaman untuk membayar lahan kepada kita," kata Dhony.

 

Pembukaan rekening yang dimaksud oleh Dhony bertujuan agar SGU bisa memperoleh pinjaman untuk membayar lahan dan bangunan kepada PT BSD yang telah mereka tempati dari tahun 2010. Nantinya SGU juga bisa menyicil pinjaman tersebut dengan bunga rendah kepada BCA.

 

Untuk mendapatkan pinjaman, pihak BCA pun meminta rincian aliran dana dari pihak SGU, termasuk dari mana pemasukan mereka dan disetor ke mana pemasukan mereka itu. Ketika rincian tersebut dicermati, baru diketahui ternyata aliran dana mahasiswa yang didapat SGU disetor ke PT SGU yang tidak tercantum dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB), melainkan ke PT SGU yang lain.

 

"Saya kan dapat tembusannya. Pas dilihat, kok pemasukan mereka ditransfer ke PT SGU yang enggak sama dengan yang ada di PPJB. Di PPJB, harusnya PT Swiss German Uni, tapi ini PT Satria Graha Ultima. Dari situ, kepercayaan kita dengan SGU luntur," tutur Dhony.

PT BSD kecewa karena SGU selama ini belum membayar kewajibannya kepada pihak pengembang. Sementara, pemasukan dari kegiatan perkuliahan selama ini belakangan diketahui masuk ke PT SGU yang lain yang tidak ada hubungannya dengan perjanjian kerja sama.

 

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Carikan Rumah Ibadah Sementara untuk Jemaat GKPI

Pemkab Tangerang Carikan Rumah Ibadah Sementara untuk Jemaat GKPI

Senin, 21 September 2026 | 19:33

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan memindahkan tempat ibadah untuk jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI), yang berlokasi di Desa Mekarsari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.

BANDARA
WN China Kendalikan Peredaran Vape Etomidate yang Dijual ke Jule, Untung Rp700 Ribu Per Cartridge

WN China Kendalikan Peredaran Vape Etomidate yang Dijual ke Jule, Untung Rp700 Ribu Per Cartridge

Senin, 21 September 2026 | 18:46

Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta membongkar jaringan peredaran rokok elektronik (vape) berisi zat berbahaya etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill