Connect With Us

10 Tahun Prodi SEE, Swiss German University Tegaskan Kontribusi Capai Target Indonesia NZE 2060

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 20 September 2024 | 17:44

Civitas academica SGU memotong tumpeng peringatan 10 tahun Program Studi Sustainable Energy and Environment, Jumat 20 September 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Salah satu perguruan tinggi swasta di Tangerang, Swiss German University (SGU) menegaskan komitmen untuk ikut berpartisipasi dan mendukung Indonesia mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

Hal ini disampaikan dalam peringatan satu dekade Program Studi Sustainable Energy and Environment (SEE) di Hotel Trembesi, BSD, Tangerang Selatan, dengan tema "Emphasizing Commitment to Take Part in Achieving Net Zero Emission in 2060", pada Jumat, 20 September 2024.

Selama 10 tahun, program studi SEE SGU, di bawah naungan Fakultas Life Sciences and Technology, terus berkembang sebagai pionir di bidang energi terbarukan dan konservasi lingkungan. 

Sejak didirikan pada 2014, program studi ini tidak hanya memberikan pemahaman teoritis namun juga pengalaman praktis, sehingga diharapkan bekal tersebut dapat membawa mahasiswa untuk berkontribusi dalam kebijakan lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam. 

Rektor SGU Dr. Dipl.-Ing. Samuel P. Kusumocahyo mengatakan, program studi SEE bertujuan mempersiapkan lulusan yang mampu menghadapi tantangan energi masa depan. 

Melalui pendidikan yang holistik, SGU berkomitmen untuk mencetak generasi yang siap mendukung transisi energi berkelanjutan.

"Kami berkomitmen untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia yang tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga siap berperan dalam transformasi menuju keberlanjutan dan masa depan yang lebih hijau," ujar Samuel dalam sambutannya.

Selain menampilkan proyek inovatif mahasiswa, mitra-mitra SGU diberikan penghargaan atas kontribusinya, antara lain pemberi beasiswa, PT Dian Swastatika Sentosa, Tbk, dan PT Kaltim Methanol Industri sebagai sponsor. 

Menurutnya, perusahaan-perusahaan tersebut telah menunjukkan komitmen dalam mendukung energi terbarukan dan pengembangan SDM unggul.

Dalam acara ini juga diluncurkan Indonesian Energy Youth Forum, sebagai platform kolaboratif bagi generasi muda untuk berperan aktif dalam isu keberlanjutan dan energi terbarukan, sekaligus emotivasi kaum muda agar lebih terlibat dalam diskusi dan pengembangan proyek transisi energi.

Lebih lanjut, SGU juga membuka peluang kerja sama dengan perusahaan untuk mendukung pendidikan di bidang energi terbarukan. 

Dikatakan Samuel, kemitraan ini dimaksudkan agar tercipta lulusan-lulusan yang siap menghadapi tantangan global serta berkontribusi dalam mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

SGU berkomitmen untuk memperkuat kemitraan dan membekali generasi muda dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk mencapai visi NZE 2060 dan menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Adapun acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh, seperti Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan Kementerian ESDM Harris, kemudian perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

BANTEN
Aset Bank Banten Tembus Rp10 Triliun pada 2025

Aset Bank Banten Tembus Rp10 Triliun pada 2025

Rabu, 21 Januari 2026 | 19:50

Bank Banten melaporkan lonjakan kinerja keuangan yang signifikan sepanjang tahun 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang digelar di Kota Serang, Rabu 21 Januari 2026.

NASIONAL
Cara Pasang Listrik Bangunan Baru Lewat Ponsel di Aplikasi PLN Mobile

Cara Pasang Listrik Bangunan Baru Lewat Ponsel di Aplikasi PLN Mobile

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:42

Ketersediaan listrik menjadi penentu utama agar bangunan baru bisa segera difungsikan, baik sebagai rumah tinggal, tempat usaha, maupun fasilitas publik.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill