Connect With Us

Ini Mapel yang Diujikan dalam Tes Kompetensi Akademik Pengganti UN

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 7 Maret 2025 | 12:16

Ilustrasi siswa SMP Kota Tangerang (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menetapkan daftar mata pelajaran yang akan diujikan dalam Tes Kompetensi Akademik (TKA), yang menjadi pengganti Ujian Nasional (UN) bagi peserta didik sekolah.  

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat menjelaskan, jumlah mata pelajaran yang diujikan berbeda untuk jenjang SMA/SMK dengan jenjang SD dan SMP.  

Khusus SMA/SMK, ada lima mata pelajaran yang diuji. Tiga di antaranya merupakan mata pelajaran wajib, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Selain itu, peserta juga akan memilih dua mata pelajaran tambahan.

Sementara itu, untuk jenjang SD dan SMP, TKA hanya akan menguji dua mata pelajaran utama, yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika.  

"Untuk SD dan SMP tidak ada mapel pilihan," tambahnya dikutip dari CNN Indonesia, Jumat, 7 Maret 2025.  

Kemendikdasmen telah menetapkan jadwal pelaksanaan TKA untuk berbagai jenjang pendidikan. TKA bagi SMA/SMK sederajat akan dimulai pada November 2025, sedangkan untuk jenjang SD dan SMP akan dilaksanakan antara Maret hingga Mei 2026.  

Menurut Atip, TKA bertujuan untuk mengukur kemampuan akademik peserta didik, tetapi tidak akan menjadi penentu kelulusan.  

"Yang menentukan adalah pengguna, mau menetapkan berapa skor TKA yang diinginkannya," jelasnya.  

Pelaksana tugas Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Toni Toharudin menambahkan, TKA akan mulai diberlakukan tahun ini bagi siswa kelas 12 SMA/SMK.  

"Kami juga sudah bersinergi dengan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri bahwa TKA ini akan menjadi indikator penilaian jalur prestasi," ungkapnya.  

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
3 Hari Tak Masuk Kerja, Wanita Ditemukan Tewas Membusuk di Kontrakan Pasar Kemis

3 Hari Tak Masuk Kerja, Wanita Ditemukan Tewas Membusuk di Kontrakan Pasar Kemis

Jumat, 9 Oktober 2026 | 15:25

Seorang wanita berinisial N, 38, ditemukan tewas dalam kondisi membusuk di rumah kontrakannya yang berlokasi di Kampung Tanjung, Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Kamis 8 Oktober 2026 sore.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill