Connect With Us

Tetapkan RDTR Benda, DPRD Minta Petunjuk Angkasa Pura II

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 28 Oktober 2013 | 18:52

Soeparmi (Dens Bagus Irawan / TangerangNews)



TANGERANG-DPRD Kota Tangerang tengah membahas Raperda Rencana Detil Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Benda. Untuk memuluskan  rencana  tersebut, DPRD melakukan pertemuan dengan PT Angkasa Pura II di  gedung DPRD Kota Tangerang, Senin (28/10).

Ketua Pansus Raperda RDTR Kecamatan Benda Suparmi mengatakan, pertemuan tersebut untuk mensinkronisasikan raperda tersebut dengan aturan yang terkait di Bandara Internasional Soekarno Hatta.

"Bandara Soekarno -Hatta juga masuk wilayah kecamatan Benda. Di bandara juga ada aturan yang diatur oleh Kementerian Perhubungan, jadi jangan sampai raperda ini berbenturan dengan peraturan tersebut," katanya.

Selain itu, pihaknya tidak ingin raperda RDTR menganggu rencana pengembangan Bandara Soekarno - Hatta yang saat ini tengah berlangsung. "Sehingga penyusunan raperda ini harus benar. Rencananya raperda akan kita bahas lagi dengan Pansus dan akan disahkan dalam waktu dekat," katanya.

Sementara Dirut Operasi Angkasa Pura  II Endang A Sumiarsa mengatakan ,  memang penyusunan RDTR Kecamatan Benda  ini masuk dalam area pengembangan bandara, sehingga singkronisasi perlu dilakukan.

"Jadi hanya mencocokan apa yang menjadi draft dengan kebenaran rencana pengembangan di bandara. Kita juga tidak ingin pengembangan bandara berbenturan dengan kebijakan daerah," katanya.

Menurut Endang, dalam mengembangkan bandara menjadi berkapasitas 87 juta penumpang,  oromatis Pemkot Tangerang juga harus mengsingkronisasikan program sarana jalan dan sebagainya. Namun, upaya pengembangan yang dilakukan Pemkot Tangerang untuk menumbuhkan investasi tetap harus di dalam koridor kewenangan masing-masing.

"Pembangunan infrastruktur di luar pagar bandara kan menjadi kewenangan Pemkot. Kalau tidak ada program sarana jalan atau lainnya, maka apa yang diinvestasikan AP II juga tidak berhasil. Tapi juga harus memperhatikan peraturan yang berlaku," katanya.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill