Connect With Us

Harga Tanah Tangerang Mahal, Bandara Dialihkan ke Karawang ?

Dira Derby | Selasa, 3 Desember 2013 | 18:34

terminal bandara (istimewa / redaksi tangerangnews)


TANGERANG-Menteri Perhubungan EE Mangindaan mengakui, Bandara Soekarno-Hatta membutuhkan satu lagi runway (landasan pacu).
Pertanyaannya, kata dia,  sekarang dimana akan dibangun? “Ada beberapa alternatif yang mau diambil, hanya kini harga tanah sangat mahal,” terangnya.

 “Kalau tidak ada halangan akan kita bangun di Karawang. Di sana ada pelabuhan, ada industri besar, jadi bisa menjadi satu kompleks, sehingga tidak padat hanya di sini saja,” tuntasnya.  

Sementara berdasarkan rencana  pengembangan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang akan berakhir di akhir 2014. Dirinya mengatakan, Sampai saat ini  Kereta Api  yang akan masuk ke Bandara Soekarno-Hatta  sudah sampai di Duri, Jakarta.

“ Tinggal 2,5 kilo untuk bisa masuk di sini. Karena kepadatan di airport pun harus kita pikirkan,” terangnya.
 
 
AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

TANGSEL
Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:13

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terus bergerak cepat mengusut tuntas insiden ledakan maut di Komplek Ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill