Connect With Us

Harga Tanah Tangerang Mahal, Bandara Dialihkan ke Karawang ?

Dira Derby | Selasa, 3 Desember 2013 | 18:34

terminal bandara (istimewa / redaksi tangerangnews)


TANGERANG-Menteri Perhubungan EE Mangindaan mengakui, Bandara Soekarno-Hatta membutuhkan satu lagi runway (landasan pacu).
Pertanyaannya, kata dia,  sekarang dimana akan dibangun? “Ada beberapa alternatif yang mau diambil, hanya kini harga tanah sangat mahal,” terangnya.

 “Kalau tidak ada halangan akan kita bangun di Karawang. Di sana ada pelabuhan, ada industri besar, jadi bisa menjadi satu kompleks, sehingga tidak padat hanya di sini saja,” tuntasnya.  

Sementara berdasarkan rencana  pengembangan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang akan berakhir di akhir 2014. Dirinya mengatakan, Sampai saat ini  Kereta Api  yang akan masuk ke Bandara Soekarno-Hatta  sudah sampai di Duri, Jakarta.

“ Tinggal 2,5 kilo untuk bisa masuk di sini. Karena kepadatan di airport pun harus kita pikirkan,” terangnya.
 
 
KAB. TANGERANG
10 Tahun Tempat Hiburan Malam Beroperasi Dekat Puspemkab Tangerang, Begini Tanggapan Bupati

10 Tahun Tempat Hiburan Malam Beroperasi Dekat Puspemkab Tangerang, Begini Tanggapan Bupati

Rabu, 13 Mei 2026 | 17:18

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menanggapi polemik terhadap keberadaan sejumlah tempat hiburan malam (THM) di area Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Kecamatan Tigaraksa.

BANTEN
Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58

Gubernur Banten Andra Soni menjajaki kerja sama strategis dengan Cambridge School Indonesia guna meningkatkan mutu pendidikan di wilayahnya.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill