Connect With Us

Harga Tanah Tangerang Mahal, Bandara Dialihkan ke Karawang ?

Dira Derby | Selasa, 3 Desember 2013 | 18:34

terminal bandara (istimewa / redaksi tangerangnews)


TANGERANG-Menteri Perhubungan EE Mangindaan mengakui, Bandara Soekarno-Hatta membutuhkan satu lagi runway (landasan pacu).
Pertanyaannya, kata dia,  sekarang dimana akan dibangun? “Ada beberapa alternatif yang mau diambil, hanya kini harga tanah sangat mahal,” terangnya.

 “Kalau tidak ada halangan akan kita bangun di Karawang. Di sana ada pelabuhan, ada industri besar, jadi bisa menjadi satu kompleks, sehingga tidak padat hanya di sini saja,” tuntasnya.  

Sementara berdasarkan rencana  pengembangan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang akan berakhir di akhir 2014. Dirinya mengatakan, Sampai saat ini  Kereta Api  yang akan masuk ke Bandara Soekarno-Hatta  sudah sampai di Duri, Jakarta.

“ Tinggal 2,5 kilo untuk bisa masuk di sini. Karena kepadatan di airport pun harus kita pikirkan,” terangnya.
 
 
OPINI
Bukan Kandang Setan, Tapi Benteng Digital

Bukan Kandang Setan, Tapi Benteng Digital

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:22

Argumentasi yang dibangun oleh Khikmawanto mengenai urgensi pembuatan "Kandang Setan" di Kota Tangerang memang terdengar seperti sebuah kejujuran yang menyentak di tengah kelesuan moralitas publik.

PROPERTI
Sinar Mas Land Rilis Royal Key, Tawarkan Properti Premium Mulai Rp1,1 Miliar dan Diskon hingga 26%

Sinar Mas Land Rilis Royal Key, Tawarkan Properti Premium Mulai Rp1,1 Miliar dan Diskon hingga 26%

Kamis, 22 Januari 2026 | 19:04

Sinar Mas Land secara resmi membuka gerbang kepemilikan properti tahun 2026 melalui peluncuran program nasional bertajuk Royal Key.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill