Connect With Us

Imigrasi Pindah ke Terminal 2, Air Asia Kecewa

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 9 Agustus 2014 | 20:07

Penumpang Arus Balik Bandara Soekarno-Hatta Mulai Ramai (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Maskapai penerbangan swasta Air Asia kecewa dengan pemberlakukan rencana perpindahan fasilitas imigrasi dari Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta ke Terminal 2 bandara yang terletak di Tangerang, Banten tersebut.
Sunu Didyatmoko Presiden Director PT Indonesia Air Asia mengatakan, pihaknya sudah melihat ada banner  yang dipasang di Terminal 3, bagian Imigrasi yang menyatakan untuk mensetralisasi pelayanan imigrasi akan dipindah ke Terminal 2.

“Konsekuensinya dari pemindahan itu, dibutuhkan waktu 100 menit lebih awal untuk penumpang Internasional kami jalan dari counter check-in ke Terminal 2 untuk melakukan pemeriksaan keimigrasian,” ujar Sunu , hari ini. Menurut dia,  jalan perjalanan tersebut cukup jauh untuk sampai ke tempat imigrasi dan kembali lagi untuk naik pesawat yang tentu berdekatan dengan Terminal 3.

“Kami tidak ingin ada effect domino, karena kita sama-sama tahu kalau satu pesawat saja terlambar akan terganggu jadwal penerbangan yang lain,” terangnya.

Effect apabila rencana tersebut diberlakukan, Air Asia akan meminta kepada penumpangnya untuk datang lebih awal. Pihak Air Asia sendiri mengaku sudah mengirimkan pesan email , telepon maupun pesan singkat (SMS) kepada penumpangnya.

“Tentu ini tidak nyaman buat penumpang kami. Tetapi kami pun sebagai maskapai penerbangan tentu dirugikan.  Karena kami dan penumpang adalah pengguna jasa penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta. Jadi kami sama-sama dirugikan ini,” terangnya.

Bagi Ari Asia, yang sangat penting pihaknya sudah memberikan informasi agar penumpang jangan sampai terlambat. Pihaknya
juga meminta dukungan kepada pengelola Bandara Soekarno-Hatta dalam hal ini PT Angkasa Pura II kalau rencana ini benar-benar diberlakukan.

“Dukungannya yakni adanya Bus untuk mengantar penumpang ke Terminal 2,” terangnya.
Langkah permintaan kepada penumpang-nya datang lebih awal tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab Air Asia kepada penumpang. Meski pun diakuinya, perpindahan fasiltas keimigrasian dari Terminal 3 ke Terminal 2 menurut Air Asia belum ada keputusan resmi.

“Karena kami belum mendapat konfirmasi baik dari Angkasa Pura II maupun dari Otoritas Bandara,” katanya.
Lalu bagaimana jika penumpang ada yang terlambat. Menurut dia, jika ada penumpang yang terlambar pihaknya akan memberangkatkan dengan pesawat berikutnya. “Kalau mereka ingin refund kami siap,” ujarnya.
 
 
BANDARA
Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:30

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang mencatatkan posisi sebagai bandara tersibuk kedua di kawasan Asia Tenggara, berdasarkan laporan OAG Southeast Asia Aviation Market edisi Juli 2026.

TANGSEL
Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:17

Arus disrupsi digital yang bergerak kian masif menuntut organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) untuk tidak sekadar ikut tren, melainkan wajib menjadi garda terdepan dalam merawat ruang digital dari ancaman hoaks

NASIONAL
KSPI Jamin Tak Ada Demo Buruh Agustus hingga September

KSPI Jamin Tak Ada Demo Buruh Agustus hingga September

Jumat, 7 Agustus 2026 | 12:44

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal memastikan tidak akan ada aksi demonstrasi buruh pada Agustus hingga September 2026.

KOTA TANGERANG
750 Tramadol dan 1.035 Hexymer Disita Polisi di Neglasari Tangerang

750 Tramadol dan 1.035 Hexymer Disita Polisi di Neglasari Tangerang

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 17:54

Pengedar obat keras ilegal di wilayah Kota Tangerang, kembali dibekuk. Kali ini seorang pria berinisial AF, 26, ditangkap bersama ribuan butir obat jenis Tramadol dan Hexymer di area parkiran Wisma Griya Anggrek,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill