Connect With Us

AP II akan Pampang Tarif Porter di Tiap Terminal

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 11 Agustus 2014 | 17:04

Penumpang Arus Balik Bandara Soekarno-Hatta Mulai Ramai (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-PT Angkasa Pura II selaku operator Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan memampangkan tarif resmi jasa porter di tiap terminal Bandara tersebut.

Kebijakan itu dilakukan menyusul kasus pemerasan seorang porter terhadap turis asing di bandara beberapa waktu lalu.
Manager Humas dan Protokoler Bandara Soekarno Hatta Yudis Tiawan tidak menampik keberadaan petugas porter di Bandara Internasional tersebut jauh dari harapan yang diinginkan. Menurutnya ada aturan yang harusnya dipatuhi oleh para porter dalam bertugas.

“Ada aturan yang harus diikuti para porter. Jadi tidak bisa berseliweran bebas,” ujarnya, Senin (11/8). Yudis mengaku saat ini jajaran direksi sedang membahas keberadaan porter di kawasan Bandara Soekarno Hatta, khususnya yang beroperasi di Terminal I dan II.
 
Salah satu materi pembahasan yakni  sedang merumuskan apakah keberadaan porter masih perlu atau tidak.“Sedang kami rumuskan. Keberadaan porter di bandara ada sisi baik dan buruknya. Ini yang jadi pertimbangan,” terang Yudis.

Idealnya keberadaan porter menurut Yudis harus bersifat pasif.  Dalam artian petugas porter tidak berkeliaran di terminal. Pengguna yang membutuhkan jasa porter, cukup datang ke counter dan meminta. Para porter pun dilarang memegang troli dan harusnya cukup menunggu panggilan.

Namun, kondisi ideal tersebut berbeda dengan kenyataan di kawasan terminal I dan II Bandara Soekarno Hatta. Porter terlihatdengan bebas dan kerap memegang troli yang harusnya dapat digunakan secara gratis oleh para pengguna.

“Idealnya porter itu dipanggil dan menunggu di sebuah tempat yang disediakan perusahaan penyedia jasa porter. Tidak berseliweran,” ujarnya.

Menurut Yudis, ada tiga perusahaan pihak ketiga yang menjadi rekanan AP II dalam penyediaan jasa porter di Bandara antara lain KTM, INA dan Dahlia. Tarif penggunaan jasa porter sendiri dikisaran Rp10 ribu per koli.
Sayangnya hingga saat ini, tarif penggunaan jasa porter tidak terpampamg di bandara. Berakibat tarif resmi yang berlaku jarang diketahui oleh pengguna jasa porter dan memunculkan tawar menawar yang jelas merugikan pengguna jasa penerbangan.

“Idealnya tarif porter memang di pampang agar pengguna tahu harus membayar berapa. Tarif pengguna jasa porter Rp10 ribu pe koli,” ujarnya.

Selain berencana memampangkan tarif jasa porter, Yudis mengaku ada rencana menaikkan tarif pengguna jasa porter. Dengan menaikkan tarif dan memampangkan daftar harga di setiap terminal, diharapkan tidak ada lagi tawar menawar yang berujung pada dugaan pemerasan pengguna jasa porter.

“Dengan menaikkan tarif, para petugas porter tentunya juga akan mendapatkan penghasilan yang lebih baik. Disisi lain, pengguna jasa bandara juga tidak merasa tertipu,” ucapnya.
 
 
TEKNO
Wajib Tahu! 8 Fitur Aplikasi yang Bikin Trading Jadi Lebih Mudah dan Efisien

Wajib Tahu! 8 Fitur Aplikasi yang Bikin Trading Jadi Lebih Mudah dan Efisien

Senin, 26 Januari 2026 | 19:23

Trader kini semakin mengutamakan aplikasi trading yang praktis dan serba terintegrasi. Simak fitur-fitur yang mendukung analisa, efisiensi, dan kenyamanan trading modern.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill