Connect With Us

19 Ular Viper di Bawa, WN Cina Diamankan

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 7 September 2014 | 14:18

llustrasi Ular (Istimewa / TangerangNews)


 
TANGERANG-Seorang warga Negara Cina, bernama Man Bok diamankan petugas Aviation Security (AVSEC) Bandara Soekarno Hatta karena membawa 19 ekor ular Viper di dalam kopernya, Sabtu (6/9) kemarin.
 
Manager Humas Bandara Soekarno Hatta Yudis Tiawan mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Ketika itu Man Bok hendak terbang ke Hongkong menggunakan pesawat Chatay Pasific dengan nomor penerbangan CX 779. Namun saat di check point counter 1 Terminal 2D, petugas mencurigai koper yang dibawanya.
 
“Petugas melihat ada objek bergerak di mesin x-ray, bentuknya seperti ular. Akhirnya petugas meminta yang bersangkutan membuka tasnya,” jelas Yudis, Minggu ( 7/9).
 
Ternyata benar, dalam tas Man Bok terdapar 19 ekor ular viper yang berbisa. Man Bok mengaku mendapat ular tersebut dari kolektor ular di Kalimantan dan akan dibawa ke Hongkong. Dia sendiri beralasan tahu kalau tidak boleh membawa ular ke dalam pesawat.
 
“Membawa hewan hidup dan berbahaya ke dalam pesawat jelas dilarang, apalagi jika termasuk satwa yang dilindungi. Dikhawatirkan kalau tasnya terguncang lalu ularnya keluar, bagaimana kalau menggigit penumpang atau pilot. Saya rasa dia bohong kalau tidak tahu larangan tersebut,” jelasnya.
 
Yudis menambahakn, selanjutnya Man Bok dan ularnya diserahkan ke Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta untuk penanganan lebih lanjut. Menurutnya kejadian ini bukan yang pertama kali di Bandara Soekarno Hatta.
 
“Beberapa waktu lalu juga ada yang bawa burung dan hewan langka lainnya, tapi bisa terdeteksi dan dicegah,” katanya.
 
Sementara Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta Okto Irianto membenarkan terkait penumpang yang membawa ular langka tersebut.

 “Ya kita sempat amankan, tapi dia kita serahkan ke Balai Balai Konservasi Sumber Daya Alam, karena mereka yang berwenang menindak hal tersebut,” jelasnya.
 
 
BANTEN
Efesiensi APBD Pemprov Banten Diproyeksikan Capai Rp200 miliar, Bakal Dipakai untuk Ini

Efesiensi APBD Pemprov Banten Diproyeksikan Capai Rp200 miliar, Bakal Dipakai untuk Ini

Selasa, 14 April 2026 | 17:35

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi memproyeksikan hasil dari efesiensi anggaran sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait transformasi budaya kerja ASN, bisa mencapai ratusan miliar.

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

TANGSEL
UMKM Didorong Gunakan Aplikasi Tangsel One, Permudah Izin Usaha hingga Putus Ketergantungan Pinjol

UMKM Didorong Gunakan Aplikasi Tangsel One, Permudah Izin Usaha hingga Putus Ketergantungan Pinjol

Selasa, 14 April 2026 | 18:25

Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menegaskan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran vital sebagai tulang punggung dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

KOTA TANGERANG
Siap 100 persen, Asrama Haji Cipondoh Jadi Embarkasi Perdana 24 Kloter Jemaah Banten 2026

Siap 100 persen, Asrama Haji Cipondoh Jadi Embarkasi Perdana 24 Kloter Jemaah Banten 2026

Selasa, 14 April 2026 | 21:51

Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Banten telah memastikan bahwa Grand El-Hajj Asrama Haji Banten di Cipondoh, Kota Tangerang akan dioperasikan perdana sebagai lokasi embarkasi jemaah haji 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill