Connect With Us

Pelayanan TKI Bermasalah Dipindah ke Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 1 Oktober 2014 | 14:34

Ruang Help Desk TKI (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Pelayanan pemulangan TKI bermasalah dipindahkan ke Lounge TKI Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta. Hal itu terjadi pasca penutupan Gedung Balai Pelayanan Kepulangan (BPK) TKI di Selapajang, Kota Tangerang.

Fasilitas pelayanan tersebut diresmikan dengan nama Help Desk dan Crisis Center oleh Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Gatot Abdullah Mansyur, Rabu (1/10).

Gatot mengatakan, softlauncing help desk dan crisis center itu sekaligus menandai penghapusan atau pengosongan secara bertahap terminal khusus TKI di Selapajang sampai dengan akhir Oktober yang merupakan hasil kesepakatan antara Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) dan sejumlah lembaga dalam rapat koordinasi beberapa waktu lalu.

"Pengosongan ini harus selesai hingga 1 November. Sambil berjalan, kita pindahkan fasilitasnya ke lounge TKI Terminal 2. Jadi di Selapajang sudah tidak ada lagi kegiatan, ditutup mulai hari ini," jelasnya.

Adapun pelayanan terhadap TKI di Help Desk dan Crisis Center, kata Gatot, dikhususkan bagi TKI bermasalah, meliputi pendataan, penanganan pengaduan, penanganan dan pemulangan ke daerah asal, pelayanan deportasi/repatriasi, pelayanan kesehatan dan pengantaran TKI sakit, pelayanan kepulangan jenazah, pelayanan TKI membawa anak, melahirkan serta transit.

"Kalau dulu di Selapajang kan lebih besar tempatnya. Sementara yang di lounge TKI ini lebih kecil tapi kita optimalkan. Diharapkan bisa meminimalisir dan menghilangkan pemerasan terhadap TKI yang selama ini menjadi masalah," jelasnya.

Sementara terkait gedung BPK-TKI di Selapajang, Gatot mengatakan, pihaknya akan menguncinya, sambil menghitung aset-aset yang nantinya akan dikembalikan. "Kita lagi memilah-milah barang di sana, gedungnya kan punya Kemenaker, tanahnya punya AP II. Nanti bagaimana pengembaliannya akan dibicarakan lagi," tukasnya.

Manajer Humas dan Protokoler Bandara Soekarno-Hatta, Yudis Tiawan mengatakan, pihaknya telah menyiapkan semua fasilitas yang di butuhkan untuk help desk dan crisis center TKI tersebut.

"Pada prinsipnya kita menyambut baik dan sudah mempersiapkan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan dalam rangka peningkatan kenyamanan TKI. Fasilitasnya seperti money changer, ruang tunggu, kantin dan lain-lain," ungkapnya.
 
WISATA
BSD Bakal Punya Destinasi Wisata Baru Bertema Peternakan Seluas 3,8 Hektare

BSD Bakal Punya Destinasi Wisata Baru Bertema Peternakan Seluas 3,8 Hektare

Kamis, 11 Juni 2026 | 17:59

Destinasi wisata peternakan pertama dan satu-satunya di kawasan BSD City bernama bernama Dairyland at Hiera BSD segera hadir untuk memenuhi kebutuhan bermain keluarga modern di Jabodetabek.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

BISNIS
Atasi Masalah Hama di Rumah dan Tempat Usaha, ecoCare Pest Padukan Konsep P.E.S.T dan Teknologi Modern

Atasi Masalah Hama di Rumah dan Tempat Usaha, ecoCare Pest Padukan Konsep P.E.S.T dan Teknologi Modern

Jumat, 12 Juni 2026 | 13:16

Gangguan hama di rumah maupun area bisnis bukan sekadar mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan serta merusak struktur bangunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill