Connect With Us

Sebut Sekretariat Wapres, Wali Kota Tangerang Tolak Penutupan M1

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 6 Oktober 2014 | 16:42

Rute Pengalihan Pintu M1 (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANG-Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah tetap menolak penutupan Pintu M1 secara permanen, lantaran akses jalan untuk mengurangi kemacetan belum dibangun. Menurut Arief penutupan tersebut hanya memindahkan kemacetan ke Kota Tangerang.

 “Kita sudah beberapa kali rapat dengan AP II di Sekretariat Wapres, dari rapat itu disetujui sebelum menutup Pintu M1, Kementerian PU akan membangun penambahan Jembatan Rawa Bokor dan percepatan Tol Kunciran-Bandara sebagai akses alternatif. Tapi pembangunan belum, malah ditutup duluan,”  ujar Arief.

Menurutnya, penutupan tersebut tetap akan menimbulkan kemacetan. Untuk masuk ke jalur Perimeter Selatan, kendaraan tetap harus memutar jauh melalui Jalan Marsekal  Suryadarma dan jembatan depan Pintu M1. Akibatnya kemacetan terjadi di Jalan Marsekal Suryadarma.

 “Jalur ini menambah jarak menjadi 14 km untuk menuju Bandara, sementara kalau jalur biasa hanya 6 km, artinya ada penambahan 8 Km. Kita pernah menawarkan untuk membuka jalur dengan memotong Perimeter Selatan dihubungkan dengan Jalan Pembangunan III , tapi tdiak ditanggapi,” tukas Arief.

 Terkait tujuan penutpan M1 dalam rangka pembangunan jalur kereta api bandara, Arief sendiri menilai rencana tersebut belum jelaas. Sampai saat ini belum diketahui jalurnya dan belum dilakukan pembebasan lahan.

 “Ini yang jadi pertannyaan, rencana pembangunan jalur kan masih sosialsiasi, tapi lahan belum dibebaskan satu meter pun,” ujarnya.

 Arief menilai penutupan M1 itu hanya untuk menguji coba trase rute karantina. Untuk itu, pihaknya akan memerintahkan Dishub untuk melakukan kajian terkait ruter tersebut. Jika hasilnya tetap macet, pihaknya akan meminta untuk menunda penutupan Pintu M1.

 “Dampak Pengembangan bandara harus bisa diselesaikan dengan solusi, bukan menggeser macetnya ke Kota Tangerang,” katanya.
 
PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

WISATA
10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

Senin, 2 Februari 2026 | 10:39

Kuliner Italia memang sangat mendunia, dan tak bisa dimungkiri, pizza menjadi salah satu ikonnya. Namun, apakah Anda tahu jika sebenarnya ada begitu banyak hidangan Italia lain yang kelezatannya tak kalah populer?

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill