Connect With Us

Atasi Banjir Kali Angke, Pemprov DKI dan Banten Sepakat Kelola Bendungan Polor

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 5 Februari 2026 | 07:02

Gubernur DKI Jakarta Parmono Anung (kiri), Wali Kota Tangerang Sachrudin (tengah) dan Gubernur Banten Andra Soni (kanan) di Balai Kota Jakarta, Rabu 4 Februari 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Pemprov Banten sepakat mengelola Bendungan Polor Kali Angke untuk mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah Tangerang hingga Jakarta.

Kesepakatan itu terungkap saat acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait Studi Potensi Kontribusi MRT Lintas Timur-Barat Fase 2 (Kembangan-Balaraja), di Balai Kota Jakarta, Rabu 04 Februari 2026.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menjelaskan, bagi Jakarta, Bendungan Polor memberikan kontribusi dalam mengejar capaian target 100 persen cakupan air bersih pada 2029.

"Jakarta mempunyai komitmen di tahun 2029 cakupan air bersihnya harus sudah 100 persen. Dan tidak mungkin itu terjadi tanpa support, dukungan dari Banten," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu 4 Februari 2026.

Dikatakan Pramono, Bendungan Polor dapat dimanfaatkan sebagai sumber air baku utama yang diolah menjadi air bersih oleh PAM Jaya.

Sementara bagi Banten, Bendungan Polor merupakan wilayah resapan air untuk menahan tingginya debit air saat musim hujan.

Pramono meyakini, pengelolaan Bendungan Polor secara bersama-sama ini akan memberikan manfaat dan membantu menyelesaikan persoalan di kedua wilayah.

"Saya dan Pak Gubernur Banten ini merasa bahwa persoalan yang ada baik di Jakarta dan Banten ini, kalau kita tangani bersama pasti memecahkannya lebih gampang," katanya.

Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni mendukung rencana pengelolaan bersama potensi Bendungan Polor yang bisa memberikan manfaat baik bagi Jakarta maupun Banten.

Menurutnya, Bendungan Polor mampu menahan tingginya volume air sebelum mengalir ke Jakarta.

"Sehingga lancarnya air dari hulu, kemudian lancarnya air dari tengah, yang dalam hal ini Banten, ini akan mengakibatkan volume air yang lebih besar masuk ke wilayah Jakarta. Di mana pada saat bersamaan jika terjadi rob maka air ke lautnya terhadang," jelasnya.

Andra menjelaskan, Bendungan Polor sebelumnya berfungsi untuk mengatur aliran air ke wilayah pertanian.

Namun karena lahan pertanian yang sudah tidak tersedia, kini Bendungan Polor dimanfaatkan sebagai daerah tangkapan air serta menjadi sumber air baku bagi masyarakat sekitar.

"Jadi kami akan sama-sama mengelola potensi air yang ada di wilayah yang dilalui oleh salah satunya adalah Kali Angke," tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin yang turut hadir di Balai Kota DKI Jakarta menyambut baik rencana tersebut.

Diharapkan kerja sama yang bakal terjalin bisa mengurangi kemacetan, serta menjadi model kolaborasi win-win solution dalam penanganan banjir dan pengelolaan sumber daya air antar-daerah.

“Tentunya ini menjadi langkah besar bagi pemerintah daerah khususnya Kota Tangerang dan Banten, dan kami optimis kerja sama ini bisa memberikan dampak besar yang akan membawa kemajuan daerah yang lebih baik bagi Kota Tangerang, Banten serta Jakarta,” ungkap Sachrudin.

BANTEN
PLN Gelar Edukasi Pencegahan Kebakaran untuk Warga Baduy di Kawasan Adat Kanekes Lebak Banten

PLN Gelar Edukasi Pencegahan Kebakaran untuk Warga Baduy di Kawasan Adat Kanekes Lebak Banten

Rabu, 4 Februari 2026 | 16:26

Upaya menjaga keamanan dan kenyamanan kawasan wisata adat Baduy di Kabupaten Lebak, Banten, dilakukan melalui kegiatan edukasi pencegahan kebakaran yang melibatkan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten

NASIONAL
Atasi Banjir Kali Angke, Pemprov DKI dan Banten Sepakat Kelola Bendungan Polor

Atasi Banjir Kali Angke, Pemprov DKI dan Banten Sepakat Kelola Bendungan Polor

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:02

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Pemprov Banten sepakat mengelola Bendungan Polor Kali Angke untuk mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah Tangerang hingga Jakarta.

KAB. TANGERANG
Banjir di 2 Desa Mekar Baru Lumpuhkan Aktivitas 2.029 Warga

Banjir di 2 Desa Mekar Baru Lumpuhkan Aktivitas 2.029 Warga

Rabu, 4 Februari 2026 | 22:39

Banjir menerjang dua desa di Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang pada Rabu 4 Februari 2026. Akibatnya, aktivitas 2.029 warga yang terdampak lumpuh total.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill