Connect With Us

Dicibir Netizen, Pemkot Tangerang Jelaskan Alasan Perbaikan Jalan Rusak Pakai Paving Block

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 4 Februari 2026 | 23:51

Perbaikan jalan rusak di Kota Tangerang saat musim hujan. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menjelaskan alasan penggunaan paving block untuk memperbaiki jalan rusak di Kota Tangerang.

Hal ini menyusul ramainya keluhan netizen di media sosial soal perbaikan lubang jalan dengan material paving block yang dinilai kurang maksimal dan merusak kendaraan.

Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Dinas PUPR Kota Tangerang Iwan Nursyamsu menjelaskan bahwa penggunaan material seperti aspal instan (coldmix) dan paving block adalah solusi sementara yang paling memungkinkan saat ini.

Langkah tersebut ditegaskan sebagai prosedur darurat demi keselamatan pengendara di tengah cuaca ekstrem yang belanda selama sebulan terakhir.

"Kami melakukan penanganan yang bersifat sementara menggunakan material yang sesuai dengan kondisi cuaca ekstrem yang tidak menentu. Tujuannya satu menjaga keamanan dan keselamatan pengguna jalan agar tidak ada kecelakaan akibat lubang yang dalam," ujar Iwan, Rabu, 4 Februari 2026.

Hingga saat ini, tercatat sudah ada 72 ruas jalan di seluruh kecamatan yang ditangani secara maraton oleh tim di lapangan.

Rinciannya yakni Kecamatan Karawaci ada 13 ruas jalan; Tangerang, Larangan dan Ciledug ada 10; Pinang dan Karang Tengah ada 9; Jatiuwung dan Cibodas ada 8; Cipondoh, Benda, Periuk dan Batuceper ada 6; serta Kecamatan Neglasari ada 5.

"Ada puluhan ruas jalan rusak dan berlubang yang sudah maupun sedang proses ditangani petugas di lapangan," jelas Iwan.

 

Janji Perbaikan Permanen

Pemkot Tangerang menyadari bahwa penambalan dengan paving block bukanlah solusi akhir yang estetis maupun ideal untuk jangka panjang. Iwan memastikan perbaikan secara permanen akan segera dilakukan.

"Pemkot Tangerang menargetkan penanganan jalan rusak dan berlubang secara permanen dapat direalisasikan dalam waktu dekat sesuai dengan target yang telah ditentukan," tutup Iwan.

BANTEN
Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Jumat, 18 September 2026 | 20:08

Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama DPRD Banten menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

TANGSEL
Puluhan Ribu Remaja Putri di Tangsel Alami Anemia

Puluhan Ribu Remaja Putri di Tangsel Alami Anemia

Jumat, 18 September 2026 | 20:55

Berdasarkan hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) terhadap sekitar 292 ribu pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), terungkap bahwa 13 persen di antaranya mengalami anemia, yang mayoritas menyerang remaja putri.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill