TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menjelaskan alasan penggunaan paving block untuk memperbaiki jalan rusak di Kota Tangerang.
Hal ini menyusul ramainya keluhan netizen di media sosial soal perbaikan lubang jalan dengan material paving block yang dinilai kurang maksimal dan merusak kendaraan.
Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Dinas PUPR Kota Tangerang Iwan Nursyamsu menjelaskan bahwa penggunaan material seperti aspal instan (coldmix) dan paving block adalah solusi sementara yang paling memungkinkan saat ini.
Langkah tersebut ditegaskan sebagai prosedur darurat demi keselamatan pengendara di tengah cuaca ekstrem yang belanda selama sebulan terakhir.
"Kami melakukan penanganan yang bersifat sementara menggunakan material yang sesuai dengan kondisi cuaca ekstrem yang tidak menentu. Tujuannya satu menjaga keamanan dan keselamatan pengguna jalan agar tidak ada kecelakaan akibat lubang yang dalam," ujar Iwan, Rabu, 4 Februari 2026.
Hingga saat ini, tercatat sudah ada 72 ruas jalan di seluruh kecamatan yang ditangani secara maraton oleh tim di lapangan.
Rinciannya yakni Kecamatan Karawaci ada 13 ruas jalan; Tangerang, Larangan dan Ciledug ada 10; Pinang dan Karang Tengah ada 9; Jatiuwung dan Cibodas ada 8; Cipondoh, Benda, Periuk dan Batuceper ada 6; serta Kecamatan Neglasari ada 5.
"Ada puluhan ruas jalan rusak dan berlubang yang sudah maupun sedang proses ditangani petugas di lapangan," jelas Iwan.
Janji Perbaikan Permanen
Pemkot Tangerang menyadari bahwa penambalan dengan paving block bukanlah solusi akhir yang estetis maupun ideal untuk jangka panjang. Iwan memastikan perbaikan secara permanen akan segera dilakukan.
"Pemkot Tangerang menargetkan penanganan jalan rusak dan berlubang secara permanen dapat direalisasikan dalam waktu dekat sesuai dengan target yang telah ditentukan," tutup Iwan.