Connect With Us

Bertanding Hanya dengan 9 Pemain, Persita Kalah 0-2 dari Borneo FC

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 6 Mei 2026 | 08:38

Persita Tangerang melawan Borneo FC pada lanjutan pekan ke-31 BRI Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Selasa, 5 Mei 2026, malam. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Persita Tangerang harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor 0-2 pada lanjutan pekan ke-31 BRI Super League. 

Laga yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Selasa, 5 Mei 2026, malam itu diwarnai kartu merah dan cedera yang memengaruhi jalannya pertandingan.

Pendekar Cisadane sebenarnya tampil cukup solid di awal laga. Beberapa peluang sempat tercipta, termasuk dari pergerakan Aleksa Andrejic yang mengancam lini belakang tuan rumah. Di sisi lain, kiper Igor Rodrigues mampu mengamankan sejumlah serangan Borneo FC.

Namun, kesalahan di lini belakang menjadi awal petaka bagi Persita. Pada menit ke-37, sapuan tidak sempurna dimanfaatkan Mariano Peralta yang kemudian melepaskan sepakan melengkung ke pojok gawang tanpa mampu dijangkau kiper. Tuan rumah unggul 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pelatih Carlos Pena mencoba melakukan perubahan. Persita sempat mendapat peluang emas melalui Hokky Caraka, namun gagal dimaksimalkan.

Pads menit ke-58 setelah Rayco Rodriguez diganjar kartu merah akibat pelanggaran. Kondisi semakin sulit ketika Eber Bessa mengalami cedera dan tidak bisa melanjutkan pertandingan, membuat Persita harus bermain dengan sembilan pemain.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Borneo FC. Pada menit ke-89, Koldo Obieta lolos dari jebakan offside dan memberikan umpan kepada Muhammad Sihran yang sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Carlos Pena menilai timnya sebenarnya tampil cukup baik, terutama di babak pertama dan awal babak kedua.

“Saya pikir pertandingan berjalan dengan baik bagi kami, di babak pertama bermain dengan kekuatan kita dan mengontrol lawan dengan baik,” ujarnya.

Ia mengakui gol pertama lawan menjadi titik perubahan pertandingan. Menurutnya, peluang yang gagal dimanfaatkan juga turut memengaruhi hasil akhir.

“Kami menunjukkan penampilan terbaik di awal 15-20 menit babak kedua, kami memiliki peluang dari Hokky yang sangat jelas. Saya pikir jika kita bisa mencetak gol itu pertandingan akan berubah.”

Meski harus bermain dengan sembilan pemain, Persita tetap mencoba bertahan hingga akhir laga. Namun, kondisi tersebut dinilai membuat tim sulit untuk mengejar ketertinggalan.

“Dan setelah kartu merah yang didapat Rayco dan cederanya Eber kami mengakhiri pertandingan dengan sembilan pemain. Jadi menurut saya itu adalah momen yang tidak mungkin bagi kami,” ujarnya.

Usai laga ini, Persita dijadwalkan kembali ke kandang untuk menghadapi Persijap Jepara di Banten International Stadium pada Minggu, 10 Mei 2026.

TANGSEL
Puluhan Ribu Remaja Putri di Tangsel Alami Anemia

Puluhan Ribu Remaja Putri di Tangsel Alami Anemia

Jumat, 18 September 2026 | 20:55

Berdasarkan hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) terhadap sekitar 292 ribu pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), terungkap bahwa 13 persen di antaranya mengalami anemia, yang mayoritas menyerang remaja putri.

KOTA TANGERANG
TPS Liar di Batuceper Tangerang Tak Teratasi Sejak 2010

TPS Liar di Batuceper Tangerang Tak Teratasi Sejak 2010

Jumat, 18 September 2026 | 22:29

Tumpukan sampah di TPS liar, Jalan Darussalam 1, Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang masih belum teratasi meski pemerintah daerah setempat disebut telah beberapa kali meninjau lokasi.

NASIONAL
Jalani Terapi Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, Tumor Kanker Hati Pasien Mengecil 

Jalani Terapi Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, Tumor Kanker Hati Pasien Mengecil 

Jumat, 18 September 2026 | 18:40

RS Mandaya Royal Puri menjadi salah satu fasilitas kesehatan di Indonesia yang menerapkan Selective Internal Radiation Therapy (SIRT) Y-90 untuk penanganan kanker hati.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill