Connect With Us

Lima Negara Siap Bantu Cari Air Asia

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 28 Desember 2014 | 19:47

Plt Dirjen Perhubungan Udara Djoko Murjatmodjo saat konpres di kantor Otban Bandara Soetta, Tangerang. (Dira Derby / TangerangNews)

 
TANGERANG-Lima negara tetangga telah menawarkan bantuan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk melakukan pencarian dan investigasi keberadaan pesawat Air Asia QZ 8501 yang hilang saat berangkat dari Surabaya menuju Singapura, Minggu (28/12) pagi.
 
“Ya kita menerima tawaran bantuan dari Autralia, Sungapura, Inggris, Korea Selatan dan Malaysia. Mereka siap membantu mencari dan juga investigasi kalau di minta,” kata Ketua KNKT Tatang Kurniadi di Kantor Otoritas Bandara Internasional Soekarno- Hatta, Minggu (28/12).
 
Dia mengaku menyambut baik negara-negara yang menawarkan bantuan. Namun, saat ini pihaknya tengah mengerahkan sumber daya yang ada untuk mencari pesawat tersebut.
“Kita masih coba cari dengan semaksimal mungkin,” katanya.
 
Tatang juga belum berani menyebutkan penyebab hilangnya Air Asia. Pihaknya masih mencari keberadaan pesawat tersebut lewat sinyal dari Emergency Locator Tramsiter (ELT) maupun Pinger. Ditanya kemungkinan terburuk, Tatang pun enggan berasumsi.
 
“Saya jarang berfikir terburuk, pegangan dari seorang investigator tidak boleh menempatkan spirit dalam posisi negatif. Jadi kita tetap otimis bisa ditemukan,” katanya.
 
Sementara Plt Dirjen Perhubungan Udara Djoko Murjatmodjo mengatakan, jumlah armada yang dikerahkan untuk mencari pesawat Air Asia ada tujuh pesawat. Diantaranya TNI Angkatan Udara mengirimkan pesawat AI 7303 take off dari Makassar. Kemudian CN 235 callsign P860 yang berangkat dari Juanda, Surabaya.
 
Selain itu ada juga Pesawat Patmar CN 235 callisgn P861 yang berangkat dari Batam. Ada juga pesaawat Heli Dauphin SAR HR 3601 yang berangkat dari Pondok Cabe.  Dari Halim Perdanakusuma Pesawat A 1323 dan pesawat Heli HT 3310. Dan terakhir adalah pesawat Kalibrasi King Air yang take off dari dari Budiarto.
 
“Pencarian terus dilakukan, di laut sekitar Belitung, Palembang dan sekitarnya serta di darat dari Sampit sampai Pontianak. Jika sampai malam hari belum ada hasil, maka akan dilanjutkan besok pagi,” jelasnya.
 
BANDARA
4 WNA Ditangkap Selundupkan 8,6 Liter Etomiate di Bandara Soetta, Upah Capai Rp132 Juta

4 WNA Ditangkap Selundupkan 8,6 Liter Etomiate di Bandara Soetta, Upah Capai Rp132 Juta

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:43

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) kembali menjadi target empuk jaringan narkotika internasional.

BANTEN
Pemprov Banten Ajukan Pembangunan 50 Ruas Jalan Daerah ke Kementerian PU, Sasar Wilayah Terisolasi

Pemprov Banten Ajukan Pembangunan 50 Ruas Jalan Daerah ke Kementerian PU, Sasar Wilayah Terisolasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 21:56

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengajukan 50 ruas jalan yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) untuk tahun anggaran 2026.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BISNIS
Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill