Connect With Us

4 Pembius TKI di Bandara Ditangkap, 3 Dibedil

Denny Bagus Irawan | Senin, 2 Maret 2015 | 23:44

Empat tersangka bius.yang biasa beraksi di Bandara Soekarno-Hatta Tiga diantaranya ditempat petugas Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta. (Dira Derby / TangerangNews)

 

TANGERANG-Petugas Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta berhasil menangkap empat pelaku pembius tenaga kerja Indonesia (TKI). Tiga diantaranya, dibedil polisi, Senin(1/3).


Keempat tersangka tersebut antara lain adalah RS,40 asal Lampung, JA,36, Lubuk Linggau, IY,39 Purwokerto dan BD,45 Lampung Timur.

 

Kasat Reskrim Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta Kompol Azhari Kurniawan mengatakan, komplotan ini sudah lebih dari 10 kali melakukan aksinya kepada TKI. Bahkan, mereka melakukan tindak kejahatan dengan modus seperti itu tidak hanya di Bandara Soekarno-Hatta saja, melainkan juga disejumlah bandara lain.

”Di Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Bandung,” ujar Azhari yang didampingi  Kanit Resmob IPDA Wayan Sukaarsa, Senin (2/3) malam.  

Ketika petugas tengah melakukan penyelidikan, pelaku menyebar melarikan diri. Karenanya, para pelaku ditangkap ditempat terpisah. Seperti ada yang di Dadap, Tangerang, Subang,  Bekasi dan wilayah Tanjung Priok, Jakut.

 

Adapun dua tersangka lain yang masih menjadi buruan petugas adalah tersangka berinisial F dan H. Modus para tersangka ini beraksi dengan menggunakan mobil rental, mencari mangsa di Bandara.

 

"Mereka berpura-pura dari luar negeri mengajak pulang bareng dengan korban, tetapi ditengah jalan korbannya dibius dan hartanya dirampas," tambah Wayan Sukaarsa yang memimpin penangkapan tersangka.
  Menurut Ashari, perbuatan tersangka tergolong sadis karena korbannya setelah dibius dibuang dipinggir jalan di Purwokerto dan daerah Bekasi. Lalu harta korban hasil jerih payah dari luar negeri dirampas pelaku seluruhnya.

  "Pelaku memakai ponsel satu korban  menghubungi keluarga korban di Purwokerto minta ditransfer Rp2 juta,"jelasnya.

 

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill