Connect With Us

Ada 'Tokoh' KAA Ke-1955 di Bandara Soekarno-Hatta

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 20 April 2015 | 16:14

'Tokoh-tokoh' Konferensi Asia Afrika ada di Bandara Soekarno-Hatta. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Pada peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-69 tahun, ada 'tokoh-tokoh' berkelas dunia penggagas konferensi tersebut di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

'Tokoh-tokoh' dari tahun 1955 tersebut diperagakan oleh para remaja dengan tema Happening Art. Adapun tokoh yang diperankan antara lain Presiden pertama Soekarno, Mohammad Hatta, Ali Dastroamidjojo, Panfit Jawahrlal Nehru, U Nu, Chou En Lai, Presiden Mesir Gamal Abdul Naser dan Raja Fasial.

Mereka pun menjadi pusat perhatian para penumpang pesawat di Terminal II D. Para penumpang banyak yang berfoto bersama mereka.

Senior General Manager (SGM) Bandara Internasional Soekarno-Hatta Zulfahmi mengatakan, tokoh-tokoh ini diadakan untuk menyambut kedatangan para delegasi KAA ke-60. Selain itu juga memperkenalkan dan mengingatkan kembali tokoh-tokoh penting tersebut kepada pengguna jasa bandara baik dari dalam maupun luar negeri.

"Pengunjung bisa menemui tokoh-tokoh pejuang ini di terminal Kedatangan 2D dan 2E. Ini berlangsung selama KAA ke 60, tanggal 18-26 April 2015," jelasnya, Senin (20/4).

Pendiri Komunitas Historia Indonesia (KHI) Asep Kambali mengatakan, kegiatan ini merupakan kerjasama antara pihak nya bersama PT Angkasa Pura II bersama Masima Marketing Solution dalam rangka mengingatkan kembali sejarah penting KAA 60 tahun yang lalu.

"Kita juga ingin menambah ketertarikan masyarakat terhadap sejarah Indonesia. Kita melihat peragaan tokoh ini sangat efektif dari pada dengan foto atau patung. Terlihat dari animo masyarakat yang tertarik berfoto dan penasaran dengan mereka," jelasnya.

OPINI
Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Rabu, 7 Januari 2026 | 19:00

enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

WISATA
Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15

Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill