Connect With Us

Lima Feeder Taksi Manjakan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 12 Mei 2015 | 16:45

Radar Bandara Soekarno-Hatta. (Dira Derby / TangerangNews)


TANGERANG-PT Angkasa Pura II (Persero) melalui Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali menunjukkan komitmennya untuk terus melakukan inovasi dalam melayani para pengguna jasa bandara.

Feeder bus taksi digagas untuk membantu penumpang, karena disaat-saat tertentu taksi yang ke Jakarta  mengalami kesulitan (terhambat) ke bandara karena persoalan macet. Sementara jumlah penumpang tidak sedikit yang menggunakan jasa taksi.

Senior General Manager Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta PT Angkasa Pura II,  Bandara  Soekarno-Hatta, Zulfahmi pada Selasa (12/5) mengatakan, lima unit bus feeder taksi berkapasitas 25 kursi  disediakan  untuk  menghindari pengguna jasa menunggu antrean taksi. Dua armada berasal dari Blue Bird dan Express.

Sedangkan tiga lainnya pada tahap awal, inisiatif dari Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta. Pelayanan angkutan massal yang tanpa dipungut biaya atau gratis  tersebut dimaksudkan bagi para pengguna jasa  yang ingin meneruskan perjalanan-nya dengan menggunakan taksi.

Menurut Zulfahmi, ini merupakan salah satu upaya pengelola bandara untuk melayani transportasi yang terintegrasi dengan tujuan agar kemacetan di dalam bandara pun berkurang. Lebih utamanya, agar pengguna jasa tidak harus menunggu lama untuk mendapatkan taksi.

“Ada dua rute yang tersedia saat ini untuk mengantar pengguna jasa yang ingin naik taksi. Rute pertama yang diisi feeder bus Blue Bird dan Express Bandara-Rawa Bokor. Sedangkan 3 unit bus yang kedua dari kami, ke Pantai Indah Kapuk. Jadi penumpang lebih cepat dan mudah mendapatkan taksi,” tuturnya.

Dalam pengoperasiannya, kelima bus ini akan beroperasi pada waktu tertentu untuk menyesuaikan dengan ketersediaan taksi Resmi Bandara di lokasi pengendapan.

"Misalnya saat long weekend, Jumat,  Sabtu, Minggu. Kelima bus feeder taksi itu tidak akan berhenti ditengah jalan, sehingga tidak mengganggu angkutan umum atau bersinggungan dengan jalur ini," tuturnya.

Feeder bus tersebut beroperasi dengan instruksi petugas moda transportasi di Bandara Soekarno-Hatta.  Selama hampir dua minggu  beroperasi, kelima bus feeder taksi itu efektif digunakan para pengguna jasa di bandara.

“Bus ini mengelilingi terminal untuk kemudian diantar ke Rawa Bokor dan Kapuk sebagai buffer area. Kemudian penumpang bisa menggunakan taksi blue bird dan exspress non stiker bandara yang tersedia,” tuntasnya.

KAB. TANGERANG
Realisasi Investasi Kabupaten Tangerang Tembus Rp40 Triliun, Didominasi Industri Makanan

Realisasi Investasi Kabupaten Tangerang Tembus Rp40 Triliun, Didominasi Industri Makanan

Rabu, 4 November 2026 | 19:50

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat realisasi investasi di Kabupaten Tangerang, mencapai Rp40,15 triliun selama periode Januari hingga September 2026.

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

OPINI
Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Rabu, 4 November 2026 | 19:24

Pembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill