Connect With Us

Serpihan Kerangka Manusia Ditemukan di Bandara Soetta

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 26 Februari 2016 | 21:49

Para pekerja proyek pengembangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta digegerkan dengan temuan benda yang merupakan kerangka manusia, Jumat (26/2) malam. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews.com)

TANGERANG-Para pekerja proyek pengembangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta digegerkan dengan temuan benda yang merupakan kerangka manusia, Jumat (26/2) malam.

Kerangka tersebut ditemukan di area sisi runway Perimeter Utara Pos 7 Bandara, Kota Tangerang, Jumat (26/2/2016).

Kerangka itu ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB, saat pekerja menggali tanah sedalam 2 meter di lokasi. Temuan itu pun kemudian dilaporkan ke security yang berjaga di pos.

Dari hasil pengecekan di galian tersebut, diketahui kalau kerangka manusia itu sudah berserakan.

"Mungkin sudah mengalami proses kerapuhan, sudah jsdi serpihan," ungkap Humas Polres Bandara Soekarno Hatta AKP Endang Sutrisna.

Dari informasi warga setempat dan juga security, serpihan yang diduga kerangka manusia itu kemungkinan berasal dari Tempat Pemakaman Umum yang dulu ada sebelum Bandara dibangun. Jadi dugaan kuat, serpihan kerangka manusia itu merupakan dari bekas makam yang belum dievakuasi oleh ahli waris.

"Dulu ada TPU Selapajang. Tapi kami masih proses untuk mendapat keterangan saksi lebih lanjut," pungkas Endang.

 

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill