Connect With Us

Pembebasan Lahan Kereta Bandara Soetta Hanya Terkendala Masalah Ini..

Denny Bagus Irawan | Minggu, 23 Oktober 2016 | 15:13

Pembangunan Rel Kereta Bandara Soekarno-Hatta. (Kompas.com / Andreas)

 

TANGERANGNews.com-Pembebasan lahan untuk kereta api bandara memasuki tahap akhir. Masyarakat sekitar hanya tinggal menunggu melengkapi berkas dan menerima pembayaran.

Bahkan ada beberapa warga di Kelurahan Batu Jaya, Kota Tangerang  yang sudah kebelet agar segera dibayarkan karena mereka ingin menggunakan uang gusuran tersebut untuk membuka usaha. Masyarakat Kelurahan Batu Jaya meminta pihak tim pembebasan segera melakukan pembayaran.

Camat Batuceper Mulyanto menjelaskan, rapat terakhir pihaknya dengan  PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), Kementerian Pekerjaan Umum dan BPN sudah dilaksanakan beberapa minggu lalu.

“Dalam rapat tersebut dijelaskan kepada masyarakat perihal kejelasan pembayaran. Kalau sebelumnya banyak yang protes dari masyarakat yang terkena pembebasan, sekarang mereka tenang,  karena sudah mendapat kepastian,” ujarnya.

Adapun sistem pembayaran akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku secara transfer rekening dengan menunjuk empat bank yang telah bekerja sama.

Menurutnya, masyarakat mengakui bahwa pembebasan lahan yang dilakukan untuk pembangunan lintasan Kereta Bandara mendapat keuntungan dari harga yang dibayarkan oleh pemerintah.

“Mereka malahan ada yang berencana untuk membuat usaha dengan uang yang akan dibayarkan nantinya. Mereke sudah ngebet,” ungkap Mulyanto.

Sampai saat ini pemberkasan pada pembebasan lahan tersebut sama sekali tidak ada. Paling banyak masalah didapati dari Internal keluarga yang menjadi ahli waris. “Ya persoalan bagi-bagi di internal keluarga saja paling,” katanya.

Di Bandara Soekarno-Hatta sendiri saat ini sudah mulai tampak penyelesaian rel kereta yang membentang dari arah Pintu M1 hingga ke depan perkantoran Garuda Maintenance Facility.

Rencananya, pengerjaan proyek kereta bandara ini akan rampung pada Mei 2017 mendatang. Kehadiran kereta bandara diharapkan mempermudah mobilitas penumpang dan pengguna jasa untuk pergi dari maupun ke Bandara Soekarno-Hatta.

BANTEN
Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Senin, 14 September 2026 | 21:42

Pencarian terhadap delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda dilanjutkan selama tiga hari kedepan.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill