Gagal Rebut Poin Penuh dari Bhayangkara FC, Persita Alihkan Fokus ke Persija
Rabu, 28 Januari 2026 | 12:44
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TANGERANGNews.com-Dua wanita warga cantik negara Indonesia berinisial VA dan MM dibekuk petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta karena menyelundupkan 1,3 Kg sabu-sabu yang disembuinikan di dalam tiga unit laptop.
Kepala Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Erwin Situmorang mengatakan, sabu tersebut dibawa di dalam tas koper tersangka dengan menumpangi pesawat dari Kuala Lumpur ke Jakarta pada 5 Oktober 2016.
"Saat tiba di Terminal 2E Bandara Soekarno Hatta pukul 11.30 WIB, petugas mencurigai barang bawan ke dua tersangka saat melwati X-Ray. Akhirnya dilakukan pemeriksaan fisik," jelasnya, Senin (31/10/2016).
Ternyata benar, petugas menemukan tiga bungkus plastik berisi sabu yang disembunyikan di balik layar laptop. Total berat sabu ini sebesar 1,3 Kg. "Nilai estimasinya sekitar Rp2,7 miliar," terang Erwin.
Kedua tersangka kemudian diamankan. Dari keterangan keduanya, diketahui sabu ini akan diberikan kepada dua warga negara Pakistan berinisial WN dan S serta satu warga negara Indonesia berinisial S. "Ketiganya langsung kita tangkap. Jujur saja awalnya kami takut jika tidak ada sabu di dalam laptop itu, karena daleman laptop kita bongkar semua," jelasnya.
Tersangka VA dan MM diketahui sebagai kurir. Untuk mengantar sabu ini sampai ke tujuan, VA diberi imbalan imbalam Rp2-10 juta sedangkan tersangka MM Rp 7-10 juta.
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TODAY TAGSuatu ketika kafir Quraish menawarkan kepada Rasulullah Muhammad saw agar Rasulillah Muhammad saw berkenan untuk menyembah sesembahan mereka sehingga merekapun berkenan menyembah Allah Swt, secara bergantian.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.
Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews