Bertanding Hanya dengan 9 Pemain, Persita Kalah 0-2 dari Borneo FC
Rabu, 6 Mei 2026 | 08:38
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor 0-2 pada lanjutan pekan ke-31 BRI Super League.
TANGERANGNews.com-Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengaku belum diajak bicara oleh PT Transjakarta mengenai rencana pembukaan rute bus dari Jakarta menuju bandara. PT Angkasa Pura II mengatakan, pihaknya belum diajak membahas terkait dengan rencana itu.
Padahal sebelumnya, PT Transjakarta mengaku telah memasukkan rencana itu ke dalam program kerja untuk tahun 2017.
"Belum ada pembicaraan antar PT Transjakarta dengan AP II. Kami juga belum dapat info soal itu," kata Public Relation Manager PT AP II Yado Yarismano, Kamis (2/2/2017).
Secara terpisah, Branch Communication Manager Bandara Soekarno-Hatta, Dewandono Prasetyo Nugroho, mengakui memang ada wacana dari PT Transjakarta untuk membuka rute ke bandara. Namun, pihaknya belum menentukan langkah selanjutnya dengan PT Transjakarta.
Terlebih, banyak hal yang harus dipertimbangkan jika rencana itu akan direalisasikan dalam tahun ini.
"Beberapa hal masih harus dikaji. Nanti kami kabarkan kalau sudah ada perkembangannya," tutur Prasetyo.
Rencananya, bus transjakarta dengan tujuan ke bandara ini akan dibuat terintegrasi dengan moda transportasi kereta.
Direktur Operasional PT Transjakarta Daud Joseph pada Jumat (27/1/2017) menjelaskan, pelanggan dari Bandara Soekarno-Hatta nantinya dapat diantar ke Stasiun Gambir atau Stasiun Kota.
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor 0-2 pada lanjutan pekan ke-31 BRI Super League.
TODAY TAGDi tengah kepungan polusi udara dan kenaikan suhu di wilayah penyangga Jakarta, konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH) kini bukan lagi sekadar pelengkap estetika bangunan. Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews