Pusat Kuliner G Town Square Gading Serpong Tutup, Pindah Lokasi ke Tigaraksa
Senin, 18 Mei 2026 | 11:09
Pusat kuliner G Town Square di kawasan Gading Serpong dipastikan menghentikan operasionalnya mulai 15 Mei 2026.
TANGERANGNews.com-PT Angkasa Pura (AP) II terus mengkebut proses pembebasan lahan untuk proyek pembangunan runway 3 Bandara Soekarno Hatta, dengan melakukan pembayaran ganti rugi kepada warga secara rutin setiap pekannya.
Kepala BPN Kabupaten Tangerang Himsar mengatakan, hari ini AP II membayarkan ganti rugi 4 bidang tanah milik warga seluas 12.371 meter persegi dengan total nilai Rp18 miliar.
“Proses pembayaran akan rutin dilakukan setiap hari Kamis," ujarnya di Gedung AME Equipment and Workshop Bandara Soekarno Hatta.
Himsar menjelaskan, meski pihaknya secara simultan melakukan musyawarah dan pembayaran setiap Kamis, proses pembayaran maih terkesan lambat dikarenakan tenaga yang terbatas dan banyak ketidaksesuaian data. Diantaranya seperti ada bagian pagar bangunan belum masuk atau septictank belum dihitung.
"Maka itu kami terus kejar. Klaim terhadap kesalahan data bangunan hampir separuhnya," ucapnya.
Saat ini, pihaknya telah menyerahkan 1300 data bidang kepada tim Kantor Penilai Jasa Publik (KJPP). Tinggal tim KJPP yang melakukan penilaian tentang nilai harga. "Memang agak lambat prosesnya. Jadi ini harus terus dikebut, karena data yang didapatkan harus sesuai dengan Data Nama Pemilik (DNP), banyak yang tidak sesuai DNP," kata Dolly.
Saat ini, baru 10% bidang yang sudah dinilai oleh tim KJPP. "Baru 10% dari Kota dan Kabupaten. Kota sedikit hanya 200-an bidang paling 5-6% dari total keseluruhan sedangkan Kabupaten ada 2500 lebih bidang," paparnya.
Pusat kuliner G Town Square di kawasan Gading Serpong dipastikan menghentikan operasionalnya mulai 15 Mei 2026.
TODAY TAGPT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) dan Polres Bandara Soekarno-Hatta memperkuat aspek keamanan lingkungan bandara.
Masalah minimnya fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) pada ruas jalan nasional di wilayah Provinsi Banten mendapat atensi serius.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews