Connect With Us

78 Petugas Bea Cukai Soekarno-Hatta Dapat Penghargaan

| Kamis, 17 Desember 2009 | 16:15

Tampak Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Banten Bachtiar memberikan penghargaan kepada petugas Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta atas prestasi penggagalan penyelundupan. (tangerangnews / tangerangnews/dira)

 
TANGERANGNEWS-Dari 480 petugas, sebanyak 78 orang  kantor Pengawas dan Pelayanan Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta diberikan penghargaan “Petugas Berprestasi Luar Biasa” karena telah berhasil menggagalkan masuknya benda berbahaya yang akan masuk ke Indonesia melalui pintu utama melalui bandara ini.
 
Menurut Kepala Kantor Bea dan Cukai wilayah Banten Bachtiar pihaknya menilai apa yang dilakukan para petugas di bandara ini merupakan keberanian yang harus mendapat reward.  "Mereka telah bekerja dengan baik. Ketelitian mereka serta beraninya mereka dalam mengambil resiko dan menghadapi ancaman para pelaku penyelundupan telah membuat negara ini dapat dicegah dari upaya perusakan generasi muda di Indonesia," ujar Bachtiar, pagi ini.
 
Ke-78 petugas itu, umumnya adalah petugas yang ada di terminal. Mereka, kata dia, diantaranya adalah Anton Mawardi Kasubsi Penindakan I, Ony Ipmawan Kasubsi Penindakan II, Jatmiko Wibowo Kasubsi Interlijen I, Piasdo Muaranuli Kasubsi Intelijen II, I Ketut Komplit Komandan I, Ridwan Arban Komandan II dan Slamet Wahyuna Komandan III.
 
“Berkat analisis mereka, berbagai barang terlarang selama hampir setahun ini berhasil digagalkan. Seperti kokain sebanyak 55 gram, ketamine sebanyak 36.120 gram, ekstasi sebanyak 100.225 butir, sabu-sabu sebanyak 55.756 gram dan sabu cair sebanyak 41.200 ml. Seluruhnya senilai Rp257,8 miliar dari 37 kasus,” tegasnya.  
 
Bachtiar mengungkapkan, tercatat dalam 75 pencegahan penyelundupan senilai Rp333 miliar di Indonesia, petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta menyumbang sebanyak Rp257,8 miliar. “Artinya ini adalah upaya dan kerjakeras  yang dilakukan oleh petugas dilapangan. Selain reward atas penghargaan ini, kami akan memberikan insentif kepada mereka. Sebenarnya dari pihak Departemen Keuangan juga akan memberikan mereka reward, tetapi saya tidak mau keduluan,” ucap dia seraya tertawa.
 
Sementara itu,  Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Gatot Sugeng Wibowo mengatakan, keputusan kepala kantor wilayah Bea dan Cukai Banten untuk memberikan pengharagaan petugas yang berprestasi menambah semangat petugas. “Ini akan menjadi suntikan energy lagi kepada kami untuk mempertahankan kinerja agar lebih baik lagi,” tuturnya.  
 
Sugeng  juga menambahkan berdasarkan hasil analisis peristiwa penggagalan penyelundupan terakhir pada 12 Desember 2009, yakni tujuh orang warga Negara Iran yang membawa sabu-sabu dengan cara menelan. Pihaknya membutuhkan alat untuk melakukan scanning terharap tubuh penumpang yang dicurigai. Dan kedepan, pihak petugas dari Departemen Kesehatan mengaku siap menurunkan peralatannya untuk bekerjasama dengan petugas Bea dan Cukai.  “Sebab, sabu yang dikemas di dalam kapsul dengan lima rangkap tidak dapat terdeteksi oleh mesin x-ray,”jelasnya. (dira)

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

HIBURAN
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Kamis, 29 Januari 2026 | 07:43

Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota menerapkan rekayasa lalu lintas selama beberapa hari ke depan seiring dengan penggunaan lokasi tersebut sebagai salah satu titik syuting film internasional terbaru yang dibintangi Lisa BLACKPINK

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

BANTEN
Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Sabtu, 31 Januari 2026 | 21:05

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Tangerang Raya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang masih akan terjadi pada awal Februari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill