Connect With Us

22 Pucuk Senjata Api Diamankan Polres Bandara

| Jumat, 29 Januari 2010 | 18:50

ilustrasi senpi (tangerangnews / tangerangnews)

 
TANGERANGNEWS-Sebanyak 22 pucuk senjata api mainan diamankan Petugas Polres Metropolitan Khusus Bandara Internasional Soekarno-Hatta  dari mesin  X-Ray Gapura Angkasa Gedung 510, Cargo Domestik Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pagi ini. Kini, puluhan senja api mainan yang terdiri dari 15 pucuk laras pendek dan 7 pucuk laras panjang kaliber 5,56 mm nomor WS20568 itu diamankan di Polda Metro Jaya.
 
Penggagalan penyelundupan senjata api mainan itu bermula dari kecurigaan petugas security Cargo BSH, saat barang kiriman PT melintasi Anatreja Prima Antaran itu melintasi mesin X Ray. Setelah diperiksa, ternyata kardus tersebut berisi barang yang awalnya diduga sebagai replika senjata api. Temuan itupun langsung dilaporkan ke Petugas Polres Khusus Bandara.
 
Namun setelah dilakukan pemeriksaan lebih rinci, belakangan barulah diketahui  bahwa puluhan barang yang bentuknya sama persis dengan senjata api itu ternyata bukan replica senjata api. Melainkan hanyalah senjata mainan anak-anak.
 
            Kapolres Metro Bandara Internasional Soekarno-Hatta Kombes Tornagogo Sihombing membenarkan adanya upaya penyelundupan terhadap barang kiriman bersisi senjata api mainan anak-anak tersebut.
 
Pihaknya juga sudah memanggil si pengirim, yang ternyata mengaku mengirim barang-barang itu demi kepentingan niaga lewat internet dengan harga antara Rp800 ribu sampai Rp. 1,2 juta.
 
 “Setelah kami periksa, barang-barang itu bukan senjata api. Melainkan hanya mainan anak-anak yang sangat mirip dengan senjata api. Rencananya senjata api mainan itu akan dikirimkan ke masing-masing pemesannya di Surabaya, yang sebelumnya telah melakukan pemesanan lewat internet,” ujar Tornagogo.
 
Ditanya soal pelanggaran yang terjadi atas paket kiriman barang tersebut, Tornagogo mengaku belum menemukan. Namun demikian, guna pemeriksaan lebih lanjut pihaknya sudah melimpahkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya.
 
 “Sejauh ini, kami masih belum menemukan adanya pelanggaran dari paket kiriman tersebut. Dan, setelah kami mintai keterangan pengirimnya juga langsung kami perbolehkan pulang,” kata Tornagogo.(dira)

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill