Connect With Us

Sabu Rp20 Miliar Gagal Diselundupkan

| Jumat, 19 Februari 2010 | 19:02

Pelaku penyelundupan sabu-sabu sebesar Rp20 miliar yang juga warga negara Iran. (tangerangnews / dens)

 
TANGERANGNEWS-Berbagai cara dan upaya dilakukan oleh sindikat Internasional narkotika atau psikotropika asal Iran untuk memasukan barang terlarang ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
 
Mulai melalui dari koper palsu, kemasan makanan yang direkatkan di badan sampai dengan ditelan. Ternyata modusnya semakin berkembang antara lain melalui kargo impor.
 
Kali ini sabu senilai Rp20 miliar dengan berat 9560 gram  berhasil digagalkan petugas Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta.Dalam penangkapan itu, petugas berhasil menangkap satu orang pelaku, sedangkan satu orang lagi berhasil melarikan diri.
 
Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta Baduri Wijayanta mengatakan, diduga karena pengawasan di terminal kedatangan Internasional semakin ketat maka sindikat yang berasal dari warga negara Iran mengalihkan pemasukan sabu melalui kargo impor.
 
“Mereka (pelaku penyelundupan) sudah kesulitan mencari jalan untuk menyelundupkan barang terlarang. Kini mereka beralih ke paket kiriman,” ujarnya, sore ini  di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
 
Modus yang digunakan pelaku, kata Baduri, adalah dengan cara mengirimkan barang tersebut melalui kargo impor dengan diberitahukan sebagai barang hiasan yang terbuat dari batu marmer dan hiasan air taman.
 
“Memang benar pelaku membawa batu marmer, tetapi di dalam marmer itu mereka taruh sabu-sabu kemudian ditutup kembali dengan batu marmer,” tegasnya. Dijelaskannya, pelaku adalah warga negara Iran yang berisisial MTV dan MK. Diketahui, keduanya pernah masuk ke Indonesia melalui terminal kedatangan Internasional sekitar bulan Januari dan Februari 2010.
 
Keduanya , bahkan pernah diperiksa petugas Bea dan Cukai namun saat itu tidak diketemukan barang larangan pada mereka sehingga keduanya dilepas. Kemudian setelah mereka tiba di Indonesia, muncul barang kiriman itu dengan menggunakan pesawat Etihad Airways dengan nomor penerbangan EY 472 pada 12 Februari 2010.

Pada tanggal 18 Feberuari 2010, MTV datang ke area kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk mengurus importasi barang tersebut. Kemudian pelaku mengurus melalui agen di area kargo.
 
Petugas kemudian mencium kedatangan MTV dan kemudian mencari keterangan dari petugas pengurus dokumen barang tersebut. “Berkat kerjasama dengan pengurus barang di kargo tersebut, kami berhasil menangkap pelaku. Sayangnya, MK berhasil melarikan diri saat kami melakukan pengembangan ke sebuah apartemen di wilayah Kuningan, Jakarta Selatan,” ujarnya.(dira)

NASIONAL
Rekomendasi Pilihan Oleh-oleh Haji, Bisa Dibeli di Tanah Air!

Rekomendasi Pilihan Oleh-oleh Haji, Bisa Dibeli di Tanah Air!

Jumat, 3 Mei 2024 | 18:02

Bagi umat Muslim, menunaikan ibadah haji adalah salah satu kewajiban agama yang sangat diidamkan. Selain menjadi momen spiritual yang mendalam,

AYO! TANGERANG CERDAS
Buruan Daftar, Lulusan Institut Teknologi PLN Berkesempatan Langsung Kerja di Perusahaan

Buruan Daftar, Lulusan Institut Teknologi PLN Berkesempatan Langsung Kerja di Perusahaan

Jumat, 26 April 2024 | 10:48

Institut Teknologi PLN (ITPLN) menjadi salah satu perguruan tinggi incaran banyak mahasiswa untuk mengembangkan karirnya di masa depan.

BISNIS
Kembangkan Usaha Nasabah Inkulsi, BTPM Syariah Libatkan Mahasiswa Program Kampus Merdeka

Kembangkan Usaha Nasabah Inkulsi, BTPM Syariah Libatkan Mahasiswa Program Kampus Merdeka

Jumat, 3 Mei 2024 | 19:06

Mengawali 2024, kinerja BTPN Syariah tetap terjaga. Hal ini tak lepas dari upaya Bank yang selektif dalam menyalurkan pembiayaan serta program pendampingan yang semakin intensif ke masyarakat inklusi.

TEKNO
Baru Seumur Jagung, Fitur Flipside Instagram Bakal Dihapus

Baru Seumur Jagung, Fitur Flipside Instagram Bakal Dihapus

Sabtu, 4 Mei 2024 | 12:42

Media sosial di bawah naungan perusahaan raksasa teknologi Meta, Instagram resmi akan menghapus fitur Flipside pada 24 Mei 2024 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill